Beranda Nusantara PMI Kota Bandung Ajak Warga Rutin Donor Darah, Stok Terbatas

PMI Kota Bandung Ajak Warga Rutin Donor Darah, Stok Terbatas

12
0
Kegiatan donor darah yang menjadi bagian dari upaya PMI Kota Bandung menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan. (Foto: Siti/cimutnews.co.id)

BANDUNG, cimutnews.co.id – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung mengajak masyarakat untuk rutin mendonorkan darah guna membantu memenuhi kebutuhan pasien rumah sakit yang berlangsung setiap hari. Ajakan tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Palang Merah Indonesia yang diperingati setiap 3 September.

Kepala Bidang Pengadaan Darah Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Bandung, dr. Primanomesha, mengatakan kebutuhan darah untuk pasien rumah sakit tidak berhenti dan terus berjalan setiap harinya. Sementara itu, ketersediaan darah dapat mengalami keterbatasan, terutama ketika jumlah pendonor menurun pada waktu-waktu tertentu.

Menurutnya, penurunan jumlah pendonor biasanya terjadi pada periode libur panjang, seperti Natal, Tahun Baru, maupun Hari Raya Idulfitri. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian PMI Kota Bandung dalam menjaga ketersediaan darah agar kebutuhan pasien tetap dapat terpenuhi.

Karena itu, PMI mengajak masyarakat menjadikan donor darah sebagai bentuk kepedulian dan gotong royong untuk membantu sesama.

“Marilah bersama-sama kita bergotong royong untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan di rumah sakit dengan cara mendonorkan darahnya. Setetes darah yang diberikan adalah harapan bagi mereka yang membutuhkan,” ungkap Primanomesha.

Ia menjelaskan, PMI Kota Bandung secara rutin melaksanakan kegiatan donor darah sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan darah. Setiap masyarakat yang hendak mendonorkan darah terlebih dahulu menjalani pemeriksaan untuk memastikan kondisi kesehatannya memenuhi persyaratan sebagai pendonor.

Pemeriksaan tersebut penting untuk memastikan proses donor dapat dilakukan dalam kondisi yang aman. Calon pendonor perlu berada dalam keadaan sehat, tidak sedang sakit maupun menjalani terapi obat.

Selain itu, calon pendonor juga perlu memastikan tubuh mendapatkan asupan makanan dan cairan yang cukup sebelum melakukan donor darah.

Bagi masyarakat yang sudah pernah mendonorkan darah, donor berikutnya dapat dilakukan kembali dengan jeda minimal 61 hari dari donor sebelumnya.

Baca juga  Absensi ASN Garut Dipantau Real-Time, Namun Masih Ada 20 Persen yang Belum Tepat Waktu

PMI Kota Bandung berharap momentum Hari Palang Merah Indonesia dapat semakin mendorong kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor aktif dan rutin. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk membantu menjaga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan.

Semakin banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam donor darah, semakin besar pula dukungan terhadap ketersediaan darah yang dibutuhkan pasien rumah sakit.

Primanomesha juga menyampaikan apresiasi kepada para pendonor yang selama ini secara sukarela menyumbangkan darahnya untuk membantu orang lain.

“Terima kasih kepada para pendonor darah yang telah memberikan kehidupan dengan sukarela kepada pasien yang membutuhkan. Kebaikan kecil Anda memberikan dampak yang luar biasa bagi mereka yang membutuhkan,” tuturnya.

PMI Kota Bandung mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk tidak ragu berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Donor darah tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menjadi bagian dari gotong royong masyarakat dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.

Informasi mengenai jadwal dan lokasi kegiatan donor darah PMI Kota Bandung dapat dipantau melalui akun Instagram resmi PMI Kota Bandung. (Siti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here