Beranda Banyuasin PTPN I Regional 7 Unit Betung Perkuat Sinergi dengan Pemkab Banyuasin, Dorong...

PTPN I Regional 7 Unit Betung Perkuat Sinergi dengan Pemkab Banyuasin, Dorong Hilirisasi Perkebunan dan Pembangunan Daerah

13
0
Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH menerima kunjungan silaturahmi jajaran manajemen PTPN I Regional 7 Unit Betung di Rumah Dinas Jabatan Bupati Banyuasin sebagai upaya memperkuat sinergi pembangunan daerah, Rabu (15/7). (Foto: Noto/CimutNews.co.id)

PANGKALAN BALAI, CimutNews.co.id – Upaya memperkuat kolaborasi antara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor perkebunan dan pemerintah daerah kembali ditegaskan melalui kunjungan silaturahmi jajaran manajemen PTPN I Regional 7 Unit Betung kepada Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Jabatan Bupati Banyuasin, Rabu (15/7), menjadi momentum untuk mempererat kemitraan dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, ketahanan pangan, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kunjungan tersebut dipimpin langsung Manajer PTPN I Regional 7 Unit Betung Mohammad Zein Shosan, didampingi Manajer Betung Krawo Ari Kriswanto, Manajer Bentayan Ngajari Tarigan, beserta jajaran asisten kepala dan staf.

Rombongan diterima Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, SH., MH yang didampingi Asisten I Setda Banyuasin Aminuddin, S.Pd., S.IP., M.M., Kepala Inspektorat Kabupaten Banyuasin Drs. H. Alamsyah Rianda, M.H., Staf Ahli Bupati Dr. H. Salni Fajar, S.Ag., M.HI., serta Plt Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten Banyuasin Hj. Ida Bahagia, SH., MM.

Sinergi Pemerintah dan BUMN untuk Pembangunan Daerah

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan sinergi yang selama ini telah terjalin antara PTPN I Regional 7 dengan Pemerintah Kabupaten Banyuasin. Kerja sama tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan sektor perkebunan, penguatan ekonomi lokal, peningkatan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Manajer PTPN I Regional 7 Unit Betung, Mohammad Zein Shosan, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya berorientasi pada pengelolaan komoditas perkebunan seperti karet maupun kelapa sawit, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR).

Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah daerah menjadi faktor penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak ekonomi berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca juga  Gedung PKK Diresmikan, Tantangan Pemberdayaan Keluarga Masih Menanti

Sementara itu, Bupati Banyuasin menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bagian dari penguatan komunikasi antara pemerintah daerah dan BUMN yang beroperasi di wilayah Banyuasin. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan daerah, terutama dalam mendorong investasi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Perkebunan Masih Menjadi Tulang Punggung Ekonomi Banyuasin

Kabupaten Banyuasin merupakan salah satu daerah dengan potensi perkebunan terbesar di Sumatera Selatan. Komoditas kelapa sawit dan karet masih menjadi sektor unggulan yang menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar sekaligus menjadi sumber pendapatan masyarakat.

Secara nasional, sektor perkebunan juga masih memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Data Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa subsektor perkebunan menjadi salah satu penyumbang devisa dari ekspor komoditas pertanian, terutama melalui kelapa sawit, karet, kopi, kakao, dan komoditas strategis lainnya.

Pemerintah pusat melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) serta agenda hilirisasi nasional terus mendorong peningkatan nilai tambah komoditas perkebunan agar tidak hanya berorientasi pada produksi bahan mentah, tetapi juga menghasilkan produk industri bernilai ekonomi lebih tinggi.

Dukung Ketahanan Pangan dan Pembangunan Berkelanjutan

Kolaborasi pemerintah daerah dengan perusahaan perkebunan juga memiliki keterkaitan erat dengan program ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Selain menjaga produktivitas lahan perkebunan, sinergi tersebut membuka peluang pengembangan infrastruktur kawasan, pemberdayaan petani plasma, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga pelaksanaan program CSR yang menyentuh bidang pendidikan, kesehatan, lingkungan, maupun pembangunan fasilitas umum.

Keberadaan perusahaan negara di daerah juga diharapkan mampu menjadi katalis pertumbuhan ekonomi melalui kemitraan bersama pelaku usaha lokal dan masyarakat sekitar.

Kolaborasi Menjadi Faktor Penting Daya Saing Daerah

Baca juga  AKBP Risnan Aldino Resmi Pimpin Polres Banyuasin: Jejak Karier Cemerlang dari Perairan hingga Penegakan Lalu Lintas

Di tengah meningkatnya tantangan global terhadap industri perkebunan, mulai dari isu keberlanjutan lingkungan, perubahan iklim, hingga fluktuasi harga komoditas, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan menjadi semakin penting. Kemitraan yang kuat memungkinkan penyusunan kebijakan yang lebih sinkron antara kebutuhan investasi dengan kepentingan masyarakat.

Sinergi semacam ini juga dapat mempercepat penyelesaian berbagai persoalan di lapangan, mulai dari pembangunan akses jalan produksi, peningkatan kualitas infrastruktur desa, hingga penguatan program pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar perkebunan.

Dalam jangka panjang, hubungan yang harmonis antara pemerintah dan BUMN diyakini mampu menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus meningkatkan daya saing daerah. Hal tersebut sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan hilirisasi industri, ketahanan pangan, dan pembangunan ekonomi inklusif sebagai prioritas menuju Indonesia Emas 2045.

Di sisi lain, implementasi program CSR yang terintegrasi dengan kebutuhan daerah akan memberikan manfaat lebih besar dibandingkan program yang berjalan secara parsial. Karena itu, komunikasi yang berkelanjutan menjadi salah satu fondasi penting agar program pembangunan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat. (Noto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here