
BENER MERIAH, cimutnews.co.id – Dewan Pimpinan Daerah Sekretariat Bersama Wartawan Indonesia (DPD SWI) Kabupaten Bener Meriah menetapkan arah program kerja organisasi untuk periode 2026–2027 melalui Rapat Rencana Program dan Pengembangan (RPP) Tahunan. Rapat digelar di Sekretariat DPD SWI Bener Meriah, Jalan Jalur Dua Pante Raya–Bandara Rembele, Dusun Uning Gelime, Desa Wih Pesam, Kecamatan Wih Pesam.
Forum tersebut dipimpin Ketua DPD SWI Bener Meriah Adis Atim Rohmansah, didampingi Plt. Sekretaris Jauhari M. Yunus, S.E., serta diikuti pengurus dan anggota. Agenda rapat tidak hanya menyusun kegiatan tahunan, tetapi juga menempatkan peningkatan kompetensi wartawan dan penguatan kelembagaan sebagai prioritas organisasi.
SWI Bener Meriah Menempatkan Kompetensi Wartawan sebagai Prioritas
Adis Atim Rohmansah mengatakan hasil RPP akan menjadi pedoman bagi pengurus dan anggota dalam menjalankan organisasi selama satu tahun ke depan.
“Fokus utama kita adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia wartawan, penguatan organisasi, dan memperluas kemitraan strategis,” ujarnya.
Arah tersebut menunjukkan bahwa SWI Bener Meriah tidak hanya menargetkan bertambahnya aktivitas organisasi, tetapi juga ingin membangun kapasitas anggota agar semakin siap menjalankan profesi jurnalistik secara profesional dan bertanggung jawab.
Salah satu agenda yang disiapkan adalah pelatihan dasar jurnalistik, fotografi dan videografi, serta penulisan berita digital. Organisasi juga menyiapkan anggota untuk mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Langkah tersebut memiliki relevansi dengan standar profesi pers nasional. Dewan Pers melalui Peraturan Nomor 03/Peraturan-DP/XI/2023 menetapkan Standar Kompetensi Wartawan yang mencakup kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan sebagai bagian dari profesionalitas wartawan.
UKW bukan sekadar sertifikat
Dorongan menuju UKW menjadi salah satu bagian penting dari program SWI Bener Meriah karena kompetensi wartawan berkaitan langsung dengan kualitas informasi yang diterima masyarakat.
Dalam praktik jurnalistik, kemampuan melakukan verifikasi, memahami kode etik, menulis secara akurat, serta memisahkan fakta dari opini menjadi semakin penting di tengah derasnya arus informasi digital.
Dewan Pers juga menempatkan pelatihan jurnalistik dan UKW sebagai bagian dari indikator kompetensi dalam standar perusahaan pers.
Lima Bidang Program Kerja Disiapkan untuk 2026–2027
Berdasarkan hasil rapat, program DPD SWI Bener Meriah mencakup sejumlah bidang yang saling berkaitan.
- Penguatan organisasi
Di sektor kelembagaan, SWI akan melakukan pendataan anggota, penerbitan kartu anggota, penguatan struktur kepengurusan, serta evaluasi melalui rapat rutin.
Pendataan menjadi penting agar organisasi memiliki basis administrasi yang jelas sekaligus mengetahui kapasitas dan kebutuhan anggotanya.
- Jurnalistik dan pengembangan SDM
Program ini mencakup pelatihan dasar jurnalistik, fotografi, videografi, penulisan berita digital hingga persiapan mengikuti UKW.
Penguatan keterampilan tersebut juga menjadi respons terhadap perubahan pola konsumsi informasi. Wartawan saat ini tidak cukup hanya menguasai penulisan teks, tetapi juga dituntut memahami produksi visual dan distribusi informasi melalui platform digital.
- Kemitraan strategis
SWI Bener Meriah berencana memperkuat hubungan dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta media lokal dan nasional.
Kemitraan tersebut diarahkan sebagai ruang komunikasi dan kolaborasi. Namun, dalam konteks profesi pers, hubungan dengan berbagai pihak tetap perlu ditempatkan dalam koridor independensi dan kepentingan publik.
Dewan Pers menegaskan pentingnya kerja jurnalistik yang profesional serta penghormatan terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi.
- Sosial kemasyarakatan
Program sosial yang dirancang meliputi donor darah, pembagian bendera Merah Putih, bakti sosial, bantuan kemanusiaan, dan kegiatan peduli lingkungan.
Kegiatan tersebut memperluas fungsi organisasi di luar aktivitas internal. Kehadiran wartawan di tengah masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya membangun kepedulian sosial sekaligus memperkuat hubungan organisasi dengan komunitas.
- Publikasi dan informasi
SWI juga akan meningkatkan publikasi kegiatan melalui media online dan media sosial.
Publikasi tersebut diarahkan untuk memperkenalkan aktivitas organisasi sekaligus membangun citra SWI sebagai wadah wartawan yang profesional dan berintegritas.
Standar Organisasi Wartawan Semakin Menuntut Profesionalitas
Program kerja SWI Bener Meriah berlangsung dalam konteks meningkatnya perhatian terhadap profesionalitas organisasi wartawan. Dewan Pers pada 30 Oktober 2025 menetapkan Peraturan Nomor 3/Peraturan-DP/X/2025 tentang Standar Organisasi Wartawan yang menekankan tanggung jawab organisasi dalam mendukung kemerdekaan pers dan meningkatkan kualitas profesi kewartawanan.
Konteks ini membuat agenda seperti pendataan anggota, penguatan struktur, pelatihan, dan peningkatan kompetensi menjadi lebih dari sekadar kegiatan administratif. Program tersebut dapat menjadi fondasi untuk memastikan organisasi memiliki anggota yang memahami tanggung jawab profesinya.
tantangan SWI bukan hanya menambah anggota
Tantangan terbesar organisasi wartawan ke depan bukan semata-mata meningkatkan jumlah anggota, melainkan memastikan pertumbuhan tersebut diikuti kualitas. Rekrutmen anggota baru yang disertai standar integritas dan komitmen jurnalistik menjadi penting agar ekspansi organisasi tidak mengurangi kualitas profesi.
Karena itu, keputusan SWI Bener Meriah menjadikan peningkatan kompetensi menuju UKW sebagai program prioritas memiliki arti strategis. Jika dilaksanakan konsisten, pelatihan dapat membentuk kemampuan anggota secara bertahap, sementara evaluasi rutin dapat memastikan program tidak berhenti pada agenda seremonial.
program kerja SWI Bener Meriah memperlihatkan pergeseran fokus dari sekadar aktivitas organisasi menuju pembangunan kapasitas profesi. Kombinasi antara penguatan sekretariat, peningkatan kompetensi, dan seleksi anggota baru dapat menjadi fondasi penting bagi organisasi wartawan di tingkat daerah.
Dampaknya bagi Ekosistem Pers di Bener Meriah
Dalam jangka pendek, pelatihan dan penguatan organisasi diharapkan meningkatkan kesiapan anggota dalam menjalankan tugas jurnalistik. Dalam jangka lebih panjang, peningkatan kompetensi dapat berdampak pada kualitas pemberitaan yang lebih akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.
Hal ini penting karena masyarakat semakin bergantung pada media untuk memahami berbagai persoalan daerah. Ketika wartawan memiliki kompetensi yang lebih baik, ruang publik juga berpeluang memperoleh informasi yang lebih terverifikasi.
Dewan Pers sendiri menekankan bahwa pers profesional harus bekerja secara akurat, jujur, beritikad baik, serta berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik
Program SWI Bener Meriah juga dapat menjadi pijakan untuk memperkuat hubungan antara organisasi wartawan dan masyarakat melalui kegiatan sosial, lingkungan, serta publikasi informasi yang relevan bagi kepentingan publik. (Adis)

















