Beranda Investigasi Transparansi Rekrutmen Security Pertamina di PALI Jadi Sorotan, Koalisi Lematang Kawal Ketat...

Transparansi Rekrutmen Security Pertamina di PALI Jadi Sorotan, Koalisi Lematang Kawal Ketat Kesepakatan Kerja Lokal

5
0
1. Koalisi Masyarakat Lematang saat menyampaikan komitmen pengawalan rekrutmen tenaga kerja lokal di wilayah Pertamina Adera Field. (foto: timred/CN/)

PALI, cimutnews.co.id – Di tengah geliat industri energi yang terus berkembang di wilayah Lematang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), isu transparansi rekrutmen tenaga kerja lokal kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, sorotan tertuju pada proses perekrutan tenaga pengamanan (security) di lingkungan PT Pertamina Adera Field yang dinilai harus berjalan terbuka dan bebas dari praktik diskriminatif.

Hasil penelusuran CimutNews.co.id berdasarkan hasil klarifikasi dari Koalisi Masyarakat Lematang, proses rekrutmen yang dilakukan vendor mitra Pertamina mendapat pengawasan langsung dari masyarakat sebagai bentuk komitmen menjaga hak tenaga kerja lokal.

Pada Senin (4/5/2026), Koalisi Masyarakat Lematang kembali menyampaikan sikap tegas agar seluruh tahapan penerimaan tenaga kerja dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Tokoh masyarakat Lematang, Hadi Prasmana, memberikan apresiasi terhadap langkah PT Trans Dana Profitri yang dinilai telah membuka proses rekrutmen secara terbuka di lingkungan Pertamina Adera Field.

Namun demikian, Hadi menegaskan bahwa keterbukaan informasi bukan hanya formalitas administratif, melainkan kewajiban moral dan hukum yang harus dijalankan seluruh pihak.

“Seluruh tahapan rekrutmen wajib dilaksanakan secara transparan, objektif, akuntabel, dan non-diskriminatif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip Good Corporate Governance. Keterbukaan informasi dalam proses penerimaan tenaga kerja sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat dan menghindari praktik yang merugikan pencari kerja,” ujar Hadi saat dikonfirmasi.

Penelusuran CimutNews.co.id juga menemukan bahwa isu rekrutmen tenaga kerja lokal di wilayah operasional industri energi bukan persoalan baru. Dalam beberapa tahun terakhir, masyarakat sekitar wilayah kerja migas kerap mempertanyakan akses pekerjaan yang dinilai belum sepenuhnya berpihak kepada warga lokal.

Karena itu, Nota Kesepakatan Bersama yang ditandatangani pada 7 April 2026 lalu menjadi perhatian serius masyarakat. Dokumen tersebut dianggap sebagai pijakan penting agar putra daerah memperoleh kesempatan kerja yang lebih adil.

Baca juga  Eva Susanti Pantau Operasi Pasar Murah di Banyuasin, Pastikan Bahan Pokok Tepat Sasaran dan Harga Terjangkau

Koordinator Koalisi Masyarakat Lematang, Muslim Abdurrasyid, mengingatkan bahwa komitmen dalam nota kesepakatan tidak boleh berhenti sebatas dokumen tertulis.

“Ia berharap komitmen tersebut tidak hanya menjadi kesepakatan di atas kertas, tetapi benar-benar diterapkan dalam setiap proses perekrutan tenaga kerja di lapangan,” ungkap Muslim.

Sorotan serupa juga disampaikan Abu Rizal yang menilai keterbukaan informasi wajib diterapkan di seluruh jaringan vendor yang terlibat dalam operasional Pertamina, mulai dari sektor KRP, alat angkut, TKJP, hingga operasional RIG.

Menurut Rizal, keterbukaan menjadi kunci untuk menghindari munculnya dugaan praktik pilih kasih maupun perekrutan tertutup yang dapat memicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat sekitar wilayah kerja industri.

“Keterbukaan informasi akan memberikan kesempatan yang sama bagi masyarakat untuk memperoleh akses pekerjaan secara fair tanpa adanya kesan tertutup ataupun pilih kasih,” katanya.

Hingga kini, Koalisi Masyarakat Lematang menyatakan akan terus mengawal proses rekrutmen tersebut secara konstruktif. Mereka berharap seluruh tahapan penerimaan tenaga kerja benar-benar mengedepankan profesionalitas sekaligus memberi ruang yang proporsional bagi masyarakat lokal.

Di sisi lain, masyarakat juga berharap keberadaan industri energi di Kabupaten PALI tidak hanya menghadirkan keuntungan sektor produksi nasional, tetapi turut membawa dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga sekitar melalui akses pekerjaan yang adil dan terbuka. (Timred/CN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here