Beranda OKI Mandira Pemkab OKI Dukung Fiberisasi Telkom di Air Sugihan, Perkuat Sinyal dan Percepat...

Pemkab OKI Dukung Fiberisasi Telkom di Air Sugihan, Perkuat Sinyal dan Percepat Digitalisasi Wilayah Perairan

65
0
1. Peninjauan pembangunan jaringan serat optik di Kecamatan Air Sugihan sebagai upaya penguatan konektivitas telekomunikasi.(Foto: Dinas Kominfo OKI/CN)

OKI, cimutnews.co.id — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyatakan dukungan terhadap langkah PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dalam memperluas jaringan serat optik di Kecamatan Air Sugihan. Proyek penguatan konektivitas ini difokuskan pada peningkatan kualitas transmisi antar-menara base transceiver station (BTS) yang selama ini masih mengandalkan sistem radio IP, sehingga kerap mengalami keterbatasan kapasitas layanan.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika OKI, Adi Yanto, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 20 site BTS di Kecamatan Air Sugihan yang masih menggunakan transmisi radio IP.

Perluasan jaringan serat optik atau fiberisasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kecepatan serta stabilitas layanan telekomunikasi, khususnya di wilayah perairan OKI yang memiliki tantangan geografis tersendiri. Dengan terhubungnya BTS ke jaringan fiber optic, proses transmisi data dinilai akan lebih optimal sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di kawasan tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika OKI, Adi Yanto, menjelaskan bahwa saat ini terdapat 20 site BTS di Kecamatan Air Sugihan yang masih menggunakan transmisi radio IP. Berdasarkan data operator, kondisi jaringan pada titik-titik tersebut telah mengalami kelebihan kapasitas sehingga berdampak pada menurunnya kualitas layanan internet bagi masyarakat.

“Data dari Telkomsel menunjukkan ada 20 site BTS di kecamatan ini yang selama ini menggunakan transmisi IP radio. Kondisinya sudah over capacity sehingga jaringan menjadi lambat dan lemah. Melalui serat optik diharapkan layanan internet semakin cepat, minim hambatan, serta mengurangi buffering maupun lag,” ujar Adi saat meninjau pembangunan kabel serat optik di Air Sugihan, Selasa (10/2/2026).

Secara nasional, penguatan infrastruktur telekomunikasi menjadi bagian penting dalam agenda percepatan digitalisasi, pemerataan akses informasi, serta peningkatan layanan publik berbasis teknologi. Pemerintah pusat mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah dan operator telekomunikasi agar kesenjangan konektivitas, khususnya di wilayah terpencil dan perairan, dapat diminimalkan secara bertahap.

Di tingkat daerah, Pemkab OKI menilai keterlibatan operator dalam pembangunan jaringan digital sangat strategis. Wilayah kabupaten yang luas dengan karakteristik rawa dan perairan menyebabkan kualitas sinyal belum merata. Hingga kini, tercatat masih terdapat 47 titik blank spot serta puluhan desa dengan kualitas sinyal lemah yang membutuhkan penanganan berkelanjutan.

Baca juga  Kejari OKI Musnahkan Barang Bukti Perkara Inkrah

Adi menegaskan pemerintah daerah terus mengupayakan penyelesaian persoalan tersebut melalui dukungan kebijakan, fasilitasi perizinan, serta sinkronisasi data wilayah prioritas pembangunan jaringan.

“Pemerintah daerah berkomitmen memfasilitasi kemudahan perizinan, dukungan lahan dari pemerintah desa, serta sinkronisasi data wilayah prioritas bagi operator yang akan membangun infrastruktur telekomunikasi. Dukungan masyarakat juga menjadi faktor kunci,” katanya.

Ia menambahkan bahwa percepatan digitalisasi tidak dapat berjalan secara parsial, melainkan membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, penyedia layanan, dan masyarakat sebagai pengguna.

“Digitalisasi tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi semua pihak. Tanpa koordinasi yang baik, percepatan konektivitas hanya akan menjadi jargon,” tegasnya.

Sementara itu, Manager Telkom Infrastruktur Area Sumbagsel, Nasution, menjelaskan pembangunan jaringan serat optik sepanjang sekitar 73 kilometer tersebut merupakan bagian dari penguatan infrastruktur digital di Sumatera Selatan. Jaringan baru ini dirancang untuk mendukung fiberisasi sekitar 20 menara BTS eksisting di Air Sugihan sehingga kualitas layanan mobile broadband dapat meningkat.

“Proyek ini sejalan dengan upaya penguatan jaringan 4G oleh operator seluler guna meningkatkan kualitas layanan data bagi masyarakat,” ujar Nasution.

Ia mengakui pembangunan jaringan di kawasan Air Sugihan menghadapi tantangan geografis berupa bentang perairan dan rawa yang luas. Untuk mengatasinya, Telkom memanfaatkan jaringan eksisting dari wilayah Muara Padang dan Banyuasin, kemudian menarik kabel mendekati lokasi BTS di Air Sugihan secara bertahap dengan pendekatan teknis yang menyesuaikan kondisi lapangan.

Upaya pembangunan tersebut mendapat respons positif dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Kepala Desa Rengas Abang, Agus Suseno, menilai penguatan sinyal telekomunikasi menjadi kebutuhan mendesak, terutama untuk mendukung komunikasi warga serta pelayanan administrasi pemerintahan desa yang kini semakin bergantung pada konektivitas internet.

Baca juga  Fasilitasi UMKM, Taman Kuliner Segitiga Emas Diresmikan

“Sinyal kuat dibutuhkan untuk komunikasi masyarakat dan peningkatan layanan pemerintahan desa,” ujarnya.

Agus juga menekankan pentingnya sosialisasi kepada warga dalam setiap tahapan pekerjaan agar masyarakat memahami manfaat pembangunan jaringan serta memberikan dukungan penuh terhadap proses pelaksanaan di lapangan.

“Kalau untuk penguatan sinyal tentu masyarakat mendukung. Sosialisasi memang penting agar semua memahami manfaatnya,” katanya.

Pemkab OKI berharap proyek fiberisasi ini dapat menjadi langkah konkret dalam mengurangi kesenjangan digital antarwilayah, sekaligus membuka peluang peningkatan layanan pendidikan, kesehatan, ekonomi digital, dan administrasi pemerintahan berbasis teknologi di kawasan perairan.

Ke depan, pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan operator telekomunikasi guna mempercepat pemerataan konektivitas. Pendekatan bertahap berbasis kebutuhan wilayah akan terus dikedepankan agar pembangunan infrastruktur digital berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan dukungan semua pihak, penguatan jaringan telekomunikasi di Air Sugihan diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan internet, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal serta memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan publik berbasis digital secara lebih inklusif.

(Asep)

Sumber: Dinas Kominfo OKI,