Beranda Palembang Dermaga 7 Ulu Disiapkan Jadi Sentra Kuliner, Mampukah Bangkitkan Wisata Sungai Musi?

Dermaga 7 Ulu Disiapkan Jadi Sentra Kuliner, Mampukah Bangkitkan Wisata Sungai Musi?

9
0
Suasana kawasan Dermaga Penumpang 7 Ulu Palembang yang direncanakan menjadi sentra kuliner, pusat oleh-oleh, dan kawasan suvenir berbasis wisata Sungai Musi.(Foto: Poerba/cimutnews.co.id)

PALEMBANG, cimutnews.co.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang mulai menyiapkan langkah baru untuk menghidupkan kembali kawasan tepian Sungai Musi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Dermaga Penumpang 7 Ulu yang direncanakan berubah menjadi kawasan kuliner, pusat oleh-oleh khas Palembang, hingga sentra suvenir yang terintegrasi dengan wisata sungai.

Rencana tersebut dinilai menjadi peluang baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, di balik optimisme itu, muncul pertanyaan yang masih belum terjawab, apakah pengembangan kawasan ini nantinya benar-benar mampu menarik wisatawan secara berkelanjutan atau hanya menjadi proyek yang ramai di awal pelaksanaan.

Pembahasan rencana tersebut dilakukan dalam rapat penambahan manfaat (value added) zona UMKM kuliner di Dermaga Penumpang 7 Ulu yang dipimpin Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (21/7/2026).

Dalam rapat itu, Pemkot menargetkan kawasan dermaga tidak hanya berfungsi sebagai tempat naik-turun penumpang, tetapi juga berkembang menjadi ruang ekonomi baru yang memadukan wisata, kuliner, dan perdagangan produk lokal.

Pelataran depan dermaga dengan luas sekitar 450 meter persegi direncanakan menjadi area kuliner sekaligus pusat penjualan oleh-oleh khas Palembang. Menurut Isnaini Madani, kawasan tersebut dinilai memiliki potensi besar karena berada di salah satu titik strategis tepian Sungai Musi.

“Pelatarannya memang cukup luas, sekitar 450 meter persegi, dan sudah ada pihak yang menunjukkan ketertarikan untuk mengembangkan kawasan tersebut,” ujar Isnaini.

Ia menegaskan sebelum pembangunan dilakukan, pemerintah akan menyusun kajian secara menyeluruh yang melibatkan berbagai instansi agar tidak muncul persoalan hukum, tata ruang maupun benturan kepentingan pada saat pelaksanaan.

“Jangan sampai nantinya muncul benturan kepentingan atau kendala dalam pelaksanaannya. Karena itu kami akan segera membentuk tim khusus yang menyusun perencanaan secara matang dan terintegrasi,” katanya.

Baca juga  Palembang Soccer Skills Raih Peringkat Ketiga Garuda Anak Indonesia Regional Sumsel U-10 2026

Pemkot juga menilai selama ini Palembang belum memiliki pusat oleh-oleh yang berada langsung di kawasan tepian Sungai Musi. Kehadiran kawasan baru tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman wisata yang lebih lengkap, mulai dari menikmati kuliner khas hingga berbelanja produk lokal dalam satu lokasi.

Meski rencana tersebut dinilai menjanjikan, kondisi kawasan wisata tepian Sungai Musi selama ini masih menghadapi sejumlah tantangan.

Berdasarkan temuan di lapangan, aktivitas wisata di beberapa titik tepian sungai masih cenderung ramai hanya pada waktu-waktu tertentu seperti akhir pekan atau saat ada agenda besar pemerintah. Di luar momentum tersebut, sebagian kawasan terlihat belum sepenuhnya hidup oleh aktivitas ekonomi masyarakat.

Di sisi lain, sejumlah pelaku UMKM mengaku keberhasilan sebuah sentra kuliner tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik. Mereka menilai promosi yang berkelanjutan, kemudahan akses transportasi, keamanan kawasan, hingga konsistensi penyelenggaraan kegiatan wisata menjadi faktor yang menentukan ramai atau tidaknya pengunjung.

Hingga kini, belum semua kawasan wisata Sungai Musi mampu berkembang secara merata. Beberapa lokasi yang sebelumnya pernah dikembangkan juga masih menghadapi tantangan dalam menjaga tingkat kunjungan wisatawan agar tetap stabil sepanjang tahun.

Peluang Besar Bagi UMKM, Tetapi Perlu Perencanaan Matang

Jika terealisasi sesuai rencana, kawasan Dermaga Penumpang 7 Ulu berpotensi membuka ruang usaha baru bagi pedagang kuliner, pengrajin suvenir, hingga pelaku industri kreatif lokal.

Konsep wisata yang menggabungkan panorama Sungai Musi dengan pusat kuliner dinilai dapat memperpanjang waktu kunjungan wisatawan sehingga perputaran ekonomi masyarakat ikut meningkat.

Namun demikian, sejumlah pengamat pembangunan daerah kerap menilai keberhasilan revitalisasi kawasan publik tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan baru, melainkan dari kemampuan kawasan tersebut bertahan dan terus dikunjungi masyarakat dalam jangka panjang.

Baca juga  Musda JMSI Sumsel Berjalan Mulus, Tantangan Verifikasi Media Jadi Sorotan

Karena itu, keberadaan sistem pengelolaan yang profesional, penataan pedagang, agenda wisata rutin, serta promosi yang konsisten akan menjadi faktor penting agar kawasan tidak kehilangan daya tarik setelah diresmikan.

Target PAD dan Pariwisata

Pemkot Palembang optimistis pengembangan Dermaga Penumpang 7 Ulu dapat memberikan dampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), baik secara langsung maupun melalui meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurut Isnaini, kawasan tepian Sungai Musi memiliki potensi besar untuk menjadi wajah baru pariwisata Kota Palembang apabila mampu menghadirkan pengalaman wisata yang lengkap.

“Baik PAD langsung maupun PAD tidak langsung. Dengan kawasan tepian sungai yang semakin tertata dan memiliki fungsi yang lebih beragam, tentu wisatawan akan semakin banyak datang. Dampak positifnya sangat besar, tidak hanya bagi sektor pariwisata, tetapi juga bagi perekonomian Kota Palembang secara keseluruhan,” ujarnya.

Meski demikian, belum ada penjelasan rinci mengenai jadwal pelaksanaan, skema pengelolaan kawasan, bentuk kerja sama dengan pihak ketiga, maupun target waktu dimulainya pembangunan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, sejauh mana rencana tersebut mampu diwujudkan menjadi destinasi wisata yang benar-benar hidup dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi konsep pengembangan kawasan di atas kertas. (Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here