Beranda Lahat Pemkab Lahat Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Pemkab Lahat Perkuat Sinergi Pencegahan dan Penanganan Karhutla

3
0
Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih menghadiri Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Karhutla bersama Tim Penyuluh Mabes TNI dan unsur terkait di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat. (Foto: Antoni/cimutnews.co.id)

LAHAT, cimutnews.co.id — Pemerintah Kabupaten Lahat memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan dan Penanganan Karhutla bersama Tim Penyuluh Mabes TNI dan Siswa Sesko TNI, Selasa (1/9/2026).

Rakor yang berlangsung di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat tersebut dihadiri Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih, SH, MH, bersama Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), aparat kewilayahan, camat, kepala desa, pengelola kawasan hutan, Manggala Agni hingga perwakilan perusahaan.

Sebelum kegiatan dimulai, para peserta terlebih dahulu mengikuti sarapan pagi bersama. Selanjutnya, rakor difokuskan pada penguatan koordinasi, pencegahan serta kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Lahat.

Wakil Bupati Lahat Widia Ningsih menyampaikan apresiasi kepada Tim Mabes TNI yang telah hadir di Kabupaten Lahat untuk memperkuat koordinasi dalam pencegahan dan penanganan Karhutla.

“Pertama, kami mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Bapak-Bapak Tim dari Mabes TNI yang telah hadir di Kabupaten Lahat dalam rangka Rakor Pencegahan dan Penanganan Karhutla,” ujar Widia.

Menurutnya, pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Keterlibatan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat serta instansi terkait menjadi bagian penting dalam melakukan pencegahan sejak dini.

Widia menekankan posisi kepala desa sebagai ujung tombak pemerintahan di wilayah masing-masing. Karena itu, koordinasi dengan berbagai instansi, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemadam kebakaran dan unsur terkait lainnya perlu terus diperkuat.

“Hari ini kita membahas mengenai Karhutla dan juga melibatkan camat serta kepala desa, karena bupati di desa itu adalah kepala desa. Tentunya harus bekerja sama dengan instansi terkait, BPBD, Pemadam Kebakaran maupun instansi lainnya yang hadir pada hari ini,” jelasnya.

Baca juga  Dua Warga Binaan di Lapas Lahat Terima Remisi Khusus Natal 2025, Komitmen Pembinaan Semakin Ditegaskan

Ia juga menyebut Karhutla sebagai persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama. Menurut Widia, perhatian pemerintah pusat terhadap persoalan tersebut juga terus dilakukan di berbagai wilayah.

“Karhutla ini menjadi masalah yang serius, bukan masalah yang ringan. Bahkan Bapak Presiden langsung turun ke berbagai wilayah seperti Sumatera Selatan, Kalimantan maupun wilayah lainnya,” katanya.

Sementara itu, Kol. CPM. M. Faisal Amin Lubis mengatakan Tim Mabes TNI akan terus membangun sinergi dengan unsur kewilayahan, khususnya Kodim 0405/Lahat, serta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pencegahan Karhutla.

Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat jaringan deteksi dini sekaligus meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Kabupaten Lahat.

“Dalam menjalankan tugasnya, Tim Mabes TNI akan bersinergi dengan unsur kewilayahan, khususnya Kodim 0405/Lahat, serta seluruh stakeholder terkait guna memperkuat jaringan deteksi dini pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten Lahat,” sampainya.

Rakor tersebut turut dihadiri Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI yang terdiri dari Kol. CPM. M. Faisal Amin Lubis, Kol. Kal. Heri Supriyadi, Kol. Tek. Rahmad Darmawan, Kol. Mar. Wachid Hasbollah, Kol. Mar. Untung Tamanto, dan Mayor Mar. Didik Sutejo.

Selain itu, hadir Danyon TP 894, Asisten I, jajaran OPD terkait, Danramil dan Kapolsek dalam wilayah Kabupaten Lahat, seluruh camat, UPTD KPH XI Kikim Pasemah, Kepala Manggala Agni, Forum Kades se-Kabupaten Lahat, para kepala desa, pimpinan perusahaan serta tamu undangan lainnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan paparan Tim Penyuluh Mabes TNI mengenai pencegahan dan penanganan Karhutla yang disampaikan Kol. Tek. Rahmad Darmawan.

Paparan tersebut dilanjutkan sesi tanya jawab bersama peserta. Forum ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman, koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh unsur yang terlibat dalam menghadapi potensi Karhutla di Kabupaten Lahat. (Antoni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here