Beranda Lahat HUT Lahat Meriah, Tapi Kemacetan dan Sampah Jadi Sorotan

HUT Lahat Meriah, Tapi Kemacetan dan Sampah Jadi Sorotan

4
0
Ribuan warga memadati Lapangan Eks MTQ Kabupaten Lahat saat konser HUT Kabupaten Lahat ke-157 menghadirkan Virgoun dan NDX A.K.A, Minggu malam (17/5/2026). (Foto:Antoni/cimutnews.co.id)

LAHAT, cimutnews.co.id — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lahat ke-157 berlangsung meriah di Lapangan Eks MTQ Kabupaten Lahat, Minggu malam (17/5/2026). Ribuan warga tumpah ruah memenuhi area konser rakyat yang menghadirkan penyanyi nasional Virgoun dan grup musik NDX A.K.A.

Sejak sore hari, arus masyarakat terlihat terus berdatangan dari berbagai penjuru wilayah. Jalan menuju lokasi bahkan sempat mengalami kepadatan cukup panjang akibat lonjakan kendaraan dan pengunjung yang datang secara bersamaan.

Namun di balik gegap gempita panggung hiburan, sejumlah kondisi di lapangan ikut menjadi perhatian masyarakat. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah kemeriahan tahunan tersebut sudah sepenuhnya diimbangi kesiapan fasilitas dan pengelolaan kawasan acara?

Atmosfer konser semakin pecah saat Virgoun membawakan sejumlah lagu populernya. Ribuan penonton tampak ikut bernyanyi bersama sambil menyalakan lampu telepon genggam mereka.

Suasana berubah semakin riuh ketika NDX A.K.A tampil dengan irama hip-hop dangdut khas mereka. Lagu-lagu seperti Nemen dan Sayang sukses membuat penonton bergoyang serempak hingga larut malam.

Pemerintah Kabupaten Lahat menyebut pesta rakyat tersebut menjadi bentuk hiburan sekaligus apresiasi kepada masyarakat dalam momentum HUT daerah.

Agenda itu turut dihadiri Wakil Bupati Lahat, Widia Ningsih, bersama jajaran pejabat daerah dan unsur Forkopimda.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut juga disebut membawa dampak positif terhadap pelaku UMKM lokal. Banyak pedagang mengaku mengalami peningkatan omzet karena membludaknya jumlah pengunjung.

“Sangat ramai malam ini. Dagangan kami jauh lebih cepat habis dibanding hari biasa,” ujar salah seorang pedagang makanan di sekitar lokasi.

Namun fakta di lapangan menunjukkan, lonjakan massa juga memunculkan sejumlah persoalan klasik yang kerap muncul pada event berskala besar.

Beberapa warga mengaku kesulitan mencari area parkir dan harus berjalan cukup jauh menuju lokasi konser. Sejumlah pengunjung juga menyebut kondisi area sekitar mulai dipenuhi sampah usai acara berlangsung.

Baca juga  Buron Empat Bulan, Pelaku Pembunuhan di Lahat Akhirnya Ditangkap

“Acara memang meriah, tapi tadi keluar lokasi cukup susah karena macet dan parkiran penuh,” kata seorang pengunjung asal Merapi Area.

Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan sebagian warga yang tinggal di sekitar kawasan acara. Mereka mengaku aktivitas malam sempat terganggu akibat padatnya kendaraan hingga larut malam.

Meski demikian, antusiasme masyarakat terhadap pesta rakyat tahunan ini tetap tinggi. Banyak warga berharap kemeriahan HUT Lahat ke depan tidak hanya menghadirkan hiburan besar, tetapi juga dibarengi pengelolaan fasilitas publik yang lebih tertata.

Analisis di lapangan menunjukkan, konser rakyat berskala besar memang mampu menjadi penggerak ekonomi lokal dalam waktu singkat. Akan tetapi, pengaturan parkir, arus kendaraan, hingga pengelolaan kebersihan masih menjadi tantangan yang perlu diperhatikan serius.

Hingga kini, belum semua persoalan pendukung kegiatan massal tersebut mendapat penjelasan rinci, terutama terkait evaluasi teknis usai membludaknya jumlah pengunjung.

Apakah perayaan serupa ke depan akan lebih tertata, atau justru kembali menyisakan persoalan yang sama setiap tahunnya? (Antoni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here