
PALI, cimutnews.co.id — Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan sosial sekaligus memperkuat pendidikan keagamaan. Melalui arahan langsung Bupati PALI Asgianto, ST dan Wakil Bupati Iwan Tuaji, SH, bantuan Bupati kembali disalurkan untuk para santri Pondok Pesantren Modern Al-Razi di Desa Sedupi, Kecamatan Tanah Abang, Selasa (13/1/2026).
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten PALI, Edy Irwan, SE, M.Si, bersama sejumlah pejabat bidang serta staf Dinas Sosial. Kehadiran mereka turut didampingi Camat Tanah Abang, Dadang Afriandi, SH, M.Si, sebagai bentuk sinergi pemerintah dari tingkat kabupaten hingga kecamatan untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.
Bantuan untuk Santri dan Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus
Pada kesempatan tersebut, Pemkab PALI menyalurkan 20 paket sembako dan 27 paket perlengkapan sekolah. Paket sembako yang diberikan berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, mi instan 1 dus, susu 1 kaleng, minyak goreng 1 kilogram, teh 1 kotak, kopi 1 kotak, dan sarden 1 kaleng. Sementara perlengkapan sekolah meliputi tas, buku gambar, buku tulis, alat mewarnai, pena, pensil, dan tumbler.
Seluruh bantuan diterima langsung oleh Mudir Pondok Pesantren Modern Al-Razi, Ustad Sutan Syahrir, yang menaungi jenjang pendidikan Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), hingga Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Al-Rozi. Bantuan ini diprioritaskan bagi santri, khususnya Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (AMPK) yang berada di bawah pengasuhan lembaga tersebut.
Dalam kesempatan itu, Ustad Sutan Syahrir menyampaikan rasa syukur dan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan pemerintah daerah. Menurutnya, kehadiran pemerintah melalui bantuan nyata seperti ini sangat berarti bagi keberlangsungan pendidikan para santri.
“Bagi kami, pemerintah yang memperhatikan pondok pesantren adalah pemerintah yang memahami akar pembentukan karakter generasi bangsa. Bantuan ini bukan sekadar pemberian materi, tetapi bentuk cinta dan kepedulian yang besar terhadap dunia pendidikan Islam,” ujarnya haru. Ia juga mendoakan agar Bupati dan Wakil Bupati PALI selalu diberi kesehatan dan kelapangan dalam memimpin daerah.
Implementasi Nilai Profesional, Akuntabel, dan Melayani
Kepala Dinas Sosial PALI, Edy Irwan, SE, M.Si, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari visi kepemimpinan Bupati Asgianto dan Wakil Bupati Iwan Tuaji. Keduanya menempatkan kesejahteraan sosial, perlindungan anak, serta pendidikan keagamaan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan daerah.
“Melalui Dinas Sosial, Pemerintah Kabupaten PALI hadir untuk memastikan anak-anak, khususnya santri dan AMPK, mendapatkan dukungan yang layak. Kami bekerja dengan prinsip Profesional, Akuntabel, Kolaboratif, Akurat, dan Melayani sebagai nilai utama dalam setiap program,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari penguatan ekosistem perlindungan anak dan peningkatan kualitas pendidikan berbasis keagamaan, yang selama ini menjadi perhatian khusus bagi Pemkab PALI.
Pemerintah Hadir hingga Pelosok Desa
Senada dengan itu, Camat Tanah Abang, Dadang Afriandi, SH, M.Si, mengapresiasi langkah cepat dan kepedulian Pemkab PALI yang terus menyentuh masyarakat hingga ke pelosok daerah. Menurutnya, keberadaan pemerintah dalam kegiatan seperti ini memberikan bukti konkret bahwa negara hadir dan peduli terhadap masyarakat kecil, khususnya para santri dan anak-anak yang membutuhkan perlindungan.
“Kehadiran pemerintah secara langsung memberikan semangat dan harapan bagi masyarakat. Apalagi pondok pesantren merupakan pusat pendidikan karakter yang melahirkan generasi berakhlak dan berdaya,” ujarnya.
Penguatan Sinergi dan Komitmen Pelayanan Sosial
Kegiatan penyaluran bantuan ini juga menegaskan peran aktif Dinas Sosial Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (DINSOS PALI) dalam menjalankan layanan sosial, memperkuat perlindungan anak, serta mendorong kolaborasi lintas sektor. Dengan berbagai program yang dijalankan, pemerintah berharap kesejahteraan masyarakat semakin meningkat dan dunia pendidikan pesantren semakin maju.
Tidak hanya membantu secara materi, dukungan pemerintah ini juga menjadi pesan moral bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan manusia, terutama generasi muda yang sedang ditempa di pondok pesantren.
Dengan bantuan dan perhatian yang konsisten, Pemkab PALI berharap santri Pondok Pesantren Modern Al-Razi dapat belajar lebih nyaman, terpenuhi kebutuhannya, serta semakin bersemangat dalam menempuh pendidikan agama dan umum. Hal ini sejalan dengan cita-cita besar Pemkab PALI untuk mewujudkan daerah yang peduli, berdaya, dan berkeadilan. (Edi)













