
Prabumulih, cimutnews.co.id – Pemerintah Kota Prabumulih terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat identitas dan wajah kota melalui penataan infrastruktur strategis. Salah satu upaya tersebut diwujudkan lewat rapat pembahasan rencana pembangunan ulang Gapura Kota Prabumulih yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kota Prabumulih, Senin (26/1/2026).
Rapat ini dipimpin Sekretaris Daerah Kota Prabumulih H. Elman, S.T., M.M., yang hadir mewakili Wali Kota Prabumulih H. Arlan. Turut mendampingi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Drs. H. Aris Priadi, S.H., M.Si.
Selain jajaran internal Pemerintah Kota Prabumulih, rapat juga dihadiri perwakilan pihak swasta dari PT Mitra Tambang Raya, yakni Agung dan Edi. Hadir pula unsur dari Dinas Perhubungan (Dishub) serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Prabumulih. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa pembangunan ulang gapura kota direncanakan secara kolaboratif dan komprehensif.
Dalam rapat tersebut, berbagai aspek teknis dan nonteknis dibahas secara mendalam. Mulai dari konsep desain gapura, aspek keselamatan lalu lintas, penataan kawasan sekitar, hingga pola sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta. Semua masukan dihimpun untuk memastikan pembangunan gapura kota tidak hanya indah secara visual, tetapi juga aman, fungsional, dan berkelanjutan.
Sekretaris Daerah H. Elman menegaskan bahwa gapura kota memiliki peran strategis sebagai simbol dan identitas daerah. Sebagai pintu gerbang utama, gapura menjadi elemen pertama yang dilihat masyarakat maupun pendatang ketika memasuki Kota Prabumulih. Karena itu, perencanaannya harus dilakukan secara matang dan terukur.
“Gapura kota bukan sekadar bangunan fisik, tetapi representasi wajah Prabumulih. Kita ingin pembangunan ulang ini benar-benar memberi nilai estetika, aman bagi pengguna jalan, serta menumbuhkan rasa bangga bagi masyarakat,” ujar Elman dalam rapat.
Ia juga menambahkan bahwa desain gapura diharapkan mampu mencerminkan karakter dan semangat Kota Prabumulih sebagai kota yang terus berkembang, modern, namun tetap berpijak pada kearifan lokal. Oleh sebab itu, seluruh pihak diminta memberikan masukan konstruktif agar hasil akhirnya sesuai dengan harapan bersama.
Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, H. Aris Priadi, menekankan pentingnya memperhatikan aspek sosial dan kemanfaatan jangka panjang. Menurutnya, pembangunan infrastruktur publik harus berdampak positif bagi masyarakat luas, baik dari sisi estetika, keamanan, maupun kenyamanan.
“Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar rencana pembangunan gapura kota ini berjalan sesuai regulasi dan kebutuhan masyarakat. Jangan sampai menimbulkan persoalan baru di kemudian hari,” tegasnya.
Dari sisi teknis, Dishub Kota Prabumulih menyoroti pentingnya aspek keselamatan lalu lintas. Penempatan dan desain gapura harus memperhatikan jarak pandang pengendara, arus kendaraan, serta tidak mengganggu rambu dan marka jalan. Sementara itu, Dinas PUPR memaparkan sejumlah pertimbangan teknis terkait struktur bangunan, material yang digunakan, serta penyesuaian dengan tata ruang kawasan.
Keterlibatan PT Mitra Tambang Raya dalam pembahasan ini menunjukkan adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mendukung pembangunan infrastruktur kota. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat realisasi pembangunan dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan kepentingan publik.
Melalui rapat pembahasan ini, Pemerintah Kota Prabumulih berharap proses pembangunan ulang Gapura Kota Prabumulih dapat segera direalisasikan dengan perencanaan yang matang. Selain menjadi ikon baru kota, gapura tersebut diharapkan mampu memperkuat citra Prabumulih sebagai kota yang tertata, ramah, dan berdaya saing.
Ke depan, Pemkot Prabumulih berkomitmen untuk terus melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam setiap tahap pembangunan. Dengan perencanaan yang baik dan kolaborasi yang solid, pembangunan ulang gapura kota diharapkan tidak hanya menjadi proyek fisik semata, tetapi juga simbol kemajuan dan kebersamaan masyarakat Prabumulih. (Indra)

















