
Palembang, cimutnews.co.id – Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Ruang Serbaguna FPK, Rabu (2/9/2026). Mengusung tema “Berkarakter, Berinovasi, Berdampak untuk Indonesia”, kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun mahasiswa yang unggul secara akademik, berintegritas, serta memiliki kepedulian terhadap pengembangan sektor perikanan dan kelautan.
Kegiatan dibuka langsung oleh Dekan FPK UPGRIP, Dr. Indah Anggraini Yusanti, S.Si., M.Si., didampingi Pelaksana Harian (Plh.) Wakil Dekan, Dr. Lia Perwita Sari, S.P., M.Si. Turut hadir dosen, staf, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) di lingkungan fakultas.
PKKMB FPK UPGRIP Jadi Gerbang Awal Pembentukan Karakter Mahasiswa
Pelaksanaan PKKMB tidak sekadar menjadi agenda penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga merupakan momentum pengenalan lingkungan akademik, budaya kampus, serta berbagai peluang pengembangan kompetensi selama menempuh pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa baru diperkenalkan dengan lingkungan FPK UPGRIP, termasuk unsur pimpinan fakultas, tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta organisasi kemahasiswaan. Pengenalan ini diharapkan membantu mahasiswa beradaptasi dengan perubahan pola belajar dari pendidikan menengah menuju perguruan tinggi.
Tema yang diangkat tahun ini menempatkan karakter, inovasi, dan kontribusi sebagai tiga unsur penting dalam perjalanan pendidikan mahasiswa. Ketiganya relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan sektor perikanan serta kelautan yang semakin membutuhkan sumber daya manusia terampil, kreatif, dan mampu menghadapi tantangan perubahan zaman.
Sektor Perikanan dan Kelautan Membutuhkan Generasi Inovatif
Indonesia memiliki potensi sumber daya perikanan dan kelautan yang besar. Sektor ini berperan dalam mendukung ketahanan pangan, membuka lapangan kerja, menggerakkan perekonomian masyarakat pesisir, serta memperkuat pembangunan ekonomi berbasis sumber daya alam.
Namun, pengembangan sektor tersebut juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keberlanjutan sumber daya ikan, peningkatan produktivitas, penguasaan teknologi, hingga penguatan nilai tambah hasil perikanan. Kondisi ini menjadikan pendidikan tinggi bidang perikanan dan kelautan memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga profesional dan calon inovator.
Dalam konteks tersebut, FPK UPGRIP mendorong mahasiswa baru agar tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu mengembangkan pola pikir kritis, kreativitas, dan kepekaan terhadap persoalan masyarakat.
Bekal pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan diharapkan dapat menjadi landasan untuk mengembangkan gagasan, penelitian, serta inovasi yang bermanfaat bagi sektor perikanan dan kelautan.
Kolaborasi Pimpinan, Dosen dan Organisasi Kemahasiswaan
Kehadiran pimpinan fakultas, dosen, staf, BEM, dan HMPS dalam kegiatan PKKMB mencerminkan keterlibatan berbagai unsur kampus dalam menyambut mahasiswa baru.
Organisasi kemahasiswaan memiliki ruang strategis untuk mendukung proses adaptasi mahasiswa, khususnya dalam mengembangkan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kerja sama, dan pengalaman berorganisasi.
Bagi mahasiswa baru, interaksi dengan lingkungan akademik dan organisasi menjadi kesempatan untuk mengenal kehidupan kampus secara lebih luas. Pengalaman tersebut dapat melengkapi pembelajaran di ruang kelas sekaligus membangun jejaring sosial dan profesional sejak awal masa perkuliahan.
Sinergi antara pimpinan fakultas, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa senior juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, produktif, dan mendukung pengembangan potensi setiap mahasiswa.
Membangun Mahasiswa yang Berkarakter dan Berdampak
Tema PKKMB FPK UPGRIP 2026/2027 mengandung pesan bahwa keberhasilan pendidikan tinggi tidak hanya diukur melalui capaian akademik, tetapi juga melalui karakter dan kontribusi lulusan bagi masyarakat.
Karakter menjadi fondasi dalam membangun integritas, tanggung jawab, kedisiplinan, serta etika profesional. Sementara itu, inovasi mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan pengetahuan dan mencari solusi atas berbagai persoalan di bidang yang mereka tekuni.
Adapun aspek berdampak menekankan pentingnya keterhubungan antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat. Mahasiswa perikanan dan kelautan, misalnya, memiliki peluang untuk berkontribusi melalui pengembangan teknologi budidaya, pengelolaan sumber daya perairan, pengolahan hasil perikanan, maupun pemberdayaan masyarakat pesisir.
PKKMB sebagai Investasi Jangka Panjang Pendidikan
Dari sisi pendidikan, PKKMB merupakan titik awal pembentukan pengalaman mahasiswa selama menjalani kehidupan perguruan tinggi. Pengenalan lingkungan kampus yang baik dapat membantu mahasiswa memahami hak, kewajiban, budaya akademik, serta berbagai fasilitas dan kegiatan pengembangan diri yang tersedia.
Dalam jangka panjang, keberhasilan proses pendidikan akan sangat ditentukan oleh kesinambungan antara pengenalan kampus, proses pembelajaran, kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pembinaan karakter.
Karena itu, semangat yang dibangun melalui PKKMB perlu diteruskan dalam aktivitas akademik dan kemahasiswaan sepanjang masa studi. Dengan demikian, nilai berkarakter, berinovasi, dan berdampak tidak berhenti sebagai tema kegiatan, melainkan menjadi bagian dari budaya akademik fakultas.
Menyiapkan Generasi Muda untuk Tantangan Masa Depan
Pelaksanaan PKKMB FPK UPGRIP Tahun Akademik 2026/2027 menjadi bagian dari upaya fakultas memperkenalkan lingkungan pendidikan sekaligus menanamkan orientasi pengembangan diri kepada mahasiswa baru.
Melalui keterlibatan pimpinan, dosen, staf, dan organisasi kemahasiswaan, kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi bagi terciptanya mahasiswa yang mampu mengembangkan kompetensi, menjaga integritas, serta berperan aktif dalam kehidupan kampus dan masyarakat.
Pada akhirnya, tantangan pendidikan tinggi bukan hanya menghasilkan lulusan yang memiliki ijazah, melainkan juga sumber daya manusia yang mampu menerapkan ilmu pengetahuan dan menjawab kebutuhan pembangunan. Semangat tersebut sejalan dengan tema PKKMB FPK UPGRIP 2026/2027, yakni membentuk generasi berkarakter, berinovasi, dan memberikan dampak nyata bagi Indonesia. (Poerba)

















