Beranda Lahat Lahat Siap Gelar MTQ Sumsel 2026, Akankah Dampaknya Benar-Benar Dirasakan Warga?

Lahat Siap Gelar MTQ Sumsel 2026, Akankah Dampaknya Benar-Benar Dirasakan Warga?

4
0
Sekda Lahat Izromaita memimpin rapat persiapan MTQ Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di Ops Room Pemkab Lahat. (Foto: Antoni/cimutnews.co.id)

LAHAT, cimutnews.co.id — Kabupaten Lahat tengah bersiap menjadi pusat perhatian Sumatera Selatan.

Pemerintah Kabupaten Lahat terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 yang akan digelar di Bumi Seganti Setungguan.

Namun di balik optimisme tersebut, muncul pertanyaan yang menarik untuk dicermati: sejauh mana manfaat kegiatan berskala besar itu nantinya benar-benar dirasakan masyarakat?

Rapat persiapan MTQ dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat, Izromaita, di Ops Room Pemerintah Kabupaten Lahat, Jumat (5/6/2026). Pertemuan tersebut dihadiri kepala perangkat daerah, instansi terkait, serta panitia pelaksana guna memastikan seluruh kebutuhan penyelenggaraan dapat berjalan sesuai rencana.

Persiapan Mulai Dimatangkan

Dalam rapat tersebut, berbagai aspek menjadi perhatian mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, pelayanan tamu, penginapan peserta, transportasi, hingga koordinasi teknis selama pelaksanaan MTQ berlangsung.

Sekda Izromaita menegaskan bahwa keberhasilan sebagai tuan rumah tidak hanya dinilai dari lancarnya acara, tetapi juga dari kenyamanan para peserta, dewan hakim, official, dan tamu yang datang dari berbagai daerah.

“Jadikan Kabupaten Lahat sebagai tuan rumah yang baik. Buat para tamu senyaman mungkin selama berada di Lahat sehingga kunjungan mereka meninggalkan kesan positif dan membuat mereka ingin kembali berkunjung,” ujar Izromaita.

Selain sukses penyelenggaraan, Pemerintah Kabupaten Lahat juga menargetkan prestasi terbaik bagi kafilah daerah pada ajang MTQ tingkat provinsi tersebut.

Harapan Besar untuk Ekonomi Daerah

Pemerintah daerah meyakini pelaksanaan MTQ dapat menjadi momentum penggerak ekonomi lokal.

Kehadiran ribuan peserta dan tamu dari berbagai kabupaten/kota diperkirakan akan meningkatkan aktivitas sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Menurut Izromaita, momentum tersebut menjadi peluang strategis untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Lahat kepada masyarakat luas.

Baca juga  Ketua DPRD Sumsel Soroti Ambruknya Jembatan Muara Lawai: “Ini Alarm untuk Pembenahan Infrastruktur”

“Banyaknya peserta dan tamu dari luar daerah merupakan peluang besar untuk menggerakkan perekonomian masyarakat sekaligus mempromosikan potensi Kabupaten Lahat agar semakin dikenal luas,” katanya.

Meski potensi ekonomi yang dijanjikan cukup besar, pengalaman dari sejumlah kegiatan berskala besar di berbagai daerah sering menunjukkan bahwa dampaknya tidak selalu merata.

Berdasarkan temuan di lapangan pada berbagai event serupa sebelumnya, manfaat ekonomi umumnya lebih cepat dirasakan sektor tertentu seperti hotel, rumah makan, dan jasa transportasi.

Sementara itu, sebagian pelaku usaha kecil di luar pusat kegiatan terkadang mengaku belum merasakan dampak signifikan.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai strategi pemerintah daerah dalam memastikan manfaat MTQ nantinya dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

Di Sisi Lain, Infrastruktur Juga Menjadi Sorotan

Pelaksanaan MTQ tingkat provinsi tentu membutuhkan kesiapan fasilitas yang memadai.

Selain venue utama, faktor pendukung seperti akses jalan, kebersihan lingkungan, area parkir, pelayanan publik, hingga kenyamanan pengunjung menjadi aspek yang sering menentukan kesan tamu terhadap suatu daerah.

Hingga kini, belum semua rincian teknis terkait kesiapan infrastruktur pendukung dipublikasikan secara luas kepada masyarakat.

Belum ada penjelasan rinci mengenai target peningkatan fasilitas yang akan dilakukan menjelang pelaksanaan MTQ maupun indikator keberhasilan yang digunakan pemerintah daerah.

Suara Masyarakat Menjadi Faktor Penting

Sejumlah warga yang ditemui menyambut positif rencana pelaksanaan MTQ di Kabupaten Lahat.

Mereka berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap perekonomian lokal.

Beberapa pihak menilai momentum ini dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, serta produk UMKM daerah kepada pengunjung dari luar wilayah.

Namun, sebagian warga juga berharap manfaat kegiatan tidak hanya dirasakan saat acara berlangsung, melainkan mampu memberikan efek jangka panjang bagi pembangunan daerah.

Baca juga  Pemkab Lahat Raih Apresiasi Gubernur Sumsel atas Komitmen Tingkatkan Kompetensi ASN

Tantangan yang Perlu Dijawab

Pengalaman sejumlah daerah menunjukkan bahwa keberhasilan menjadi tuan rumah event besar tidak hanya diukur dari meriahnya pelaksanaan acara.

Yang lebih penting adalah bagaimana kegiatan tersebut mampu menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Jika pengelolaan dilakukan secara optimal, MTQ Sumsel 2026 berpotensi menjadi momentum promosi daerah sekaligus penggerak ekonomi lokal.

Sebaliknya, jika manfaatnya hanya terpusat pada kelompok tertentu, peluang besar tersebut dikhawatirkan tidak memberikan dampak maksimal bagi masyarakat luas.

Hingga kini, persiapan terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Lahat.

Namun pertanyaan yang masih menjadi perhatian adalah, apakah gelaran MTQ Sumsel 2026 nanti benar-benar mampu menghadirkan manfaat yang dirasakan secara merata oleh masyarakat, atau justru masih menyisakan pekerjaan rumah yang belum terselesaikan? (Antoni)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here