Beranda Palembang Pemkot Palembang Dukung Penuh UMKM Sialang Expo 2026, Dorong Ekonomi Lokal dan...

Pemkot Palembang Dukung Penuh UMKM Sialang Expo 2026, Dorong Ekonomi Lokal dan Pelestarian Budaya Berbasis Masyarakat

13
0
Wali Kota Palembang Ratu Dewa menerima audiensi Forum RT dan RW Kelurahan Sialang terkait persiapan penyelenggaraan UMKM Sialang Expo 2026 dan Tabligh Akbar Muharram 1448 Hijriah di Palembang. (Foto: Poerba/CimutNews)

PALEMBANG, CimutNews.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan UMKM Sialang Expo 2026 yang dipadukan dengan Tabligh Akbar Muharram 1448 Hijriah, sebuah kegiatan berbasis masyarakat yang digagas Forum RT dan RW Kelurahan Sialang. Agenda tersebut dinilai menjadi momentum strategis untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan sekaligus menghidupkan kembali identitas budaya lokal.

Rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni hingga 5 Juli 2026 dengan melibatkan masyarakat, pelaku usaha mikro, komunitas seni budaya, serta berbagai elemen pemerintahan.

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat menerima audiensi pengurus Forum RT dan RW Kelurahan Sialang di Palembang, Senin (29/6/2026).

“Hari ini alhamdulillah kami menerima aspirasi dari masyarakat Kelurahan Sialang, baik dari Forum RW maupun RT, terkait rencana diadakannya Sialang Expo 2026. Intinya, kegiatan ini ingin membangkitkan kembali kearifan lokal yang ada di Kelurahan Sialang,” ujar Ratu Dewa.

Menurutnya, kegiatan yang lahir dari inisiatif masyarakat seperti ini memiliki nilai strategis karena tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi, penguatan kebersamaan warga, dan pelestarian budaya daerah.

Rangkaian Kegiatan Libatkan UMKM, Budaya, Kesehatan, dan Syiar Islam

Dalam pemaparannya, Ratu Dewa menjelaskan bahwa Sialang Expo 2026 akan menghadirkan berbagai agenda yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Beberapa kegiatan yang telah disiapkan antara lain:

  • Jalan Santai sebagai sarana mempererat silaturahmi warga.
  • Pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.
  • Pameran produk UMKM lokal.
  • Pertunjukan tari kreasi dan pameran budaya.
  • Tabligh Akbar Muharram 1448 Hijriah.
  • Berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat lainnya.

Menurutnya, kombinasi antara kegiatan ekonomi, sosial, budaya, dan keagamaan diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas dibanding sekadar penyelenggaraan sebuah pameran.

Baca juga  Apriyadi Resmi Dilantik Jadi Asisten I Pemprov Sumsel: Langkah Strategis Perkuat Kinerja Birokrasi

Pemkot Koordinasikan Dukungan Lintas OPD

Menanggapi permohonan dukungan dari panitia, Ratu Dewa memastikan Pemerintah Kota Palembang akan memberikan fasilitasi melalui organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki kewenangan sesuai bidang masing-masing.

“Mereka meminta kehadiran saya dan memohon dukungan untuk beberapa event di sana. Saya sudah berkoordinasi dengan OPD pengampu lainnya. Insyaallah ini kita dukung penuh dan berikan dorongan, termasuk bantuan-bantuan yang diperlukan,” katanya.

Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyukseskan expo tersebut.

UMKM Menjadi Penggerak Ekonomi Daerah

Penguatan sektor UMKM menjadi salah satu fokus pembangunan ekonomi nasional maupun daerah. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM, sektor UMKM menyumbang sekitar lebih dari 60 persen Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia serta menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional.

Di tingkat daerah, penyelenggaraan expo UMKM dinilai menjadi salah satu instrumen efektif untuk memperluas akses pasar, memperkenalkan produk unggulan lokal, sekaligus membuka peluang kemitraan usaha.

Pemerintah juga terus mendorong transformasi UMKM melalui digitalisasi, peningkatan kualitas produk, sertifikasi halal, penguatan kemasan, hingga perluasan akses pembiayaan sebagaimana menjadi bagian dari arah pembangunan nasional dalam RPJMN serta mendukung target Indonesia Emas 2045.

Kearifan Lokal Menjadi Daya Tarik Pembangunan Berbasis Komunitas

Selain aspek ekonomi, penyelenggaraan Sialang Expo juga mengangkat tema pelestarian budaya lokal.

Melalui pameran budaya dan pertunjukan seni tradisional, masyarakat diberi ruang untuk memperkenalkan identitas daerah kepada generasi muda maupun pengunjung dari luar wilayah.

Pendekatan pembangunan berbasis komunitas seperti ini sejalan dengan berbagai program pemerintah yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan, bukan sekadar penerima manfaat.

Pelibatan Forum RT dan RW juga memperlihatkan bagaimana organisasi kemasyarakatan di tingkat lingkungan dapat menjadi motor penggerak kegiatan sosial, ekonomi, dan budaya secara berkelanjutan.

Baca juga  Herman Deru Lantik 1.305 PPPK Tahap II: ASN Harus Jaga Integritas dan Loyalitas Pengabdian

Expo Berbasis Warga Memiliki Dampak Lebih Luas

Penyelenggaraan expo yang diinisiasi langsung oleh masyarakat memiliki karakter berbeda dibanding kegiatan yang sepenuhnya digagas pemerintah. Keterlibatan warga sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan biasanya menghasilkan tingkat partisipasi publik yang lebih tinggi sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih merata.

Bagi pelaku UMKM, kegiatan seperti ini membuka kesempatan memperkenalkan produk kepada konsumen baru tanpa harus mengeluarkan biaya promosi yang besar. Interaksi langsung dengan pembeli juga menjadi sarana memperoleh masukan mengenai kualitas produk maupun kebutuhan pasar.

Dari sisi sosial, perpaduan antara kegiatan budaya, olahraga, layanan kesehatan, dan tabligh akbar menciptakan ruang interaksi antarwarga yang dapat memperkuat kohesi sosial di lingkungan permukiman. Kondisi tersebut penting dalam membangun ketahanan sosial masyarakat perkotaan yang semakin heterogen.

Apabila mampu diselenggarakan secara konsisten setiap tahun, Sialang Expo berpotensi berkembang menjadi agenda kalender wisata dan ekonomi lokal Kota Palembang. Keberlanjutan kegiatan semacam ini juga dapat menjadi contoh pengembangan ekonomi berbasis komunitas yang memperkuat identitas kawasan sekaligus mendukung pertumbuhan UMKM. (Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here