Beranda OKI Mandira Terungkap, Dua Putra OKI Lolos Jadi Perwira TNI AD, Namun Regenerasi Calon...

Terungkap, Dua Putra OKI Lolos Jadi Perwira TNI AD, Namun Regenerasi Calon Taruna Masih Jadi Pertanyaan

5
0
Dua putra Kabupaten Ogan Komering Ilir, Linggar Kusuma dan Syahraja Tanua, resmi menyandang pangkat Letnan Dua TNI Angkatan Darat usai dilantik sebagai perwira remaja. (Foto: Istimewa/CN)

OGAN KOMERING ILIR, cimutnews.co.id — Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali mencatatkan kebanggaan di tingkat nasional. Dua putra terbaik daerah, Linggar Kusuma dan Syahraja Tanua, resmi menyandang pangkat Letnan Dua (Letda) TNI Angkatan Darat setelah dilantik Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Prestasi tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat OKI. Namun, di balik keberhasilan dua putra daerah itu, muncul pertanyaan yang juga penting untuk dijawab: apakah capaian ini akan menjadi awal lahirnya lebih banyak calon perwira dari OKI pada masa mendatang, atau justru masih menjadi prestasi yang belum mampu direplikasi secara berkelanjutan?

Hingga kini, keberhasilan menembus Akademi TNI masih menjadi impian banyak generasi muda karena proses seleksi yang dikenal sangat ketat, mulai dari akademik, kesehatan, psikologi hingga kemampuan fisik.

Awal Pengabdian Perwira Muda

Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 69/TNI/2026 dan Keputusan Presiden Nomor 70/Polri/2026 tentang pengangkatan Taruna Akademi TNI dan Akademi Kepolisian menjadi Perwira TNI dan Perwira Polri.

Dalam prosesi yang berlangsung khidmat, Presiden Prabowo memimpin langsung pengambilan sumpah jabatan seluruh perwira baru.

Mereka mengucapkan sumpah setia kepada bangsa dan negara, menjunjung tinggi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Sapta Marga, serta menyatakan kesiapan mengabdikan jiwa dan raga demi kepentingan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Hari ini bukan sekadar upacara, bukan garis akhir, tetapi awal sebuah pengabdian kepada bangsa, negara, dan rakyat Indonesia. Saudara-saudara telah bersumpah untuk bila perlu memberikan jiwa dan raga bagi bangsa dan negara,” tegas Presiden Prabowo dalam amanatnya.

Baca juga  Hari Posyandu Nasional di Cengal Jadi Momentum Penguatan Layanan Kesehatan Dasar Masyarakat

Tahun ini, sebanyak 1.177 calon perwira remaja resmi dilantik, terdiri atas 512 Perwira TNI AD, 229 TNI AL, 154 TNI AU, dan 282 Perwira Polri.

Presiden juga menyematkan penghargaan Adhi Makayasa kepada lulusan terbaik dari masing-masing akademi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi selama pendidikan.

Pemkab OKI Beri Apresiasi

Keberhasilan Linggar Kusuma dan Syahraja Tanua mendapat apresiasi dari Bupati Ogan Komering Ilir, H. Muchendi Mahzareki.

Menurutnya, pencapaian tersebut membuktikan bahwa putra daerah memiliki kemampuan bersaing di tingkat nasional apabila memperoleh kesempatan dan pembinaan yang baik.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten OKI dan seluruh masyarakat, saya mengucapkan selamat kepada Linggar Kusuma dan Syahraja Tanua yang telah resmi dilantik sebagai Perwira TNI Angkatan Darat. Ini adalah prestasi yang sangat membanggakan dan menjadi kebanggaan bagi Kabupaten OKI,” ujar Muchendi.

Ia berharap kedua perwira muda itu mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas, profesionalisme, serta menjaga nama baik daerah dalam setiap penugasan.

Di sisi lain, keberhasilan tersebut juga menjadi pengingat bahwa tidak banyak putra-putri daerah yang mampu menembus Akademi TNI setiap tahunnya.

Namun fakta di lapangan menunjukkan, masih banyak pelajar di daerah yang mengaku memiliki cita-cita menjadi prajurit atau perwira TNI, tetapi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan informasi mengenai tahapan seleksi, minimnya pembinaan fisik secara berkelanjutan, hingga kemampuan akademik yang perlu dipersiapkan sejak dini.

Sejumlah warga yang ditemui Cimutnews menilai keberhasilan Linggar Kusuma dan Syahraja Tanua dapat menjadi motivasi baru bagi generasi muda OKI.

“Kalau ada yang berhasil seperti ini, anak-anak jadi punya contoh nyata. Semoga ke depan makin banyak yang mengikuti jejak mereka,” ujar seorang warga Kayuagung.

Baca juga  Ingatkan Disiplin, Dorong Kinerja ASN

Meski demikian, beberapa pihak juga menilai diperlukan sinergi antara sekolah, keluarga, pemerintah daerah, dan lembaga terkait agar pembinaan calon taruna dapat dilakukan lebih sistematis.

Regenerasi Jadi Tantangan

Masuk Akademi TNI bukan hanya soal kemampuan fisik, tetapi juga membutuhkan kesiapan mental, akademik, kepemimpinan, hingga kesehatan yang dipersiapkan sejak usia sekolah.

Karena itu, keberhasilan dua putra OKI tersebut bukan sekadar prestasi individu, tetapi juga menjadi indikator bahwa daerah memiliki potensi sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat nasional apabila mendapatkan pembinaan yang memadai.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah keberhasilan ini akan diikuti lahirnya lebih banyak calon perwira dari OKI dalam beberapa tahun ke depan, atau justru masih menjadi capaian yang bersifat sporadis.

Inspirasi Bagi Generasi Muda

Bagi masyarakat OKI, pelantikan dua putra daerah sebagai Letda TNI AD menjadi kebanggaan tersendiri.

Di tengah semakin ketatnya persaingan masuk Akademi TNI, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa peluang tetap terbuka bagi siapa saja yang memiliki tekad, disiplin, dan persiapan yang matang.

Namun demikian, hingga kini, belum semua generasi muda memiliki akses pembinaan yang sama untuk mengejar cita-cita tersebut.

Ke depan, perhatian terhadap pembinaan karakter, pendidikan, dan kesiapan calon taruna di daerah dinilai menjadi faktor penting agar keberhasilan Linggar Kusuma dan Syahraja Tanua tidak berhenti sebagai kebanggaan sesaat, melainkan menjadi awal lahirnya lebih banyak perwira muda dari Bumi Bende Seguguk. (Timred/CN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here