
PAGAR ALAM, cimutnews.co.id — Pemerintah Kota Pagar Alam mengevaluasi hasil review sementara indeks NSPK manajemen ASN sebagai bagian dari upaya mengukur kepatuhan dan kualitas penerapan sistem merit di lingkungan pemerintah daerah.
Evaluasi tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kota Pagar Alam Zaily Oktosab Fitri Abidin dalam rapat tim indeks NSPK manajemen ASN di Ruang Rapat Besemah Tige Setdako Pagar Alam, Kamis (24/9/2026). Pembahasan berfokus pada pemeriksaan dokumen pendukung dan verifikasi data sebelum penilaian resmi berakhir.
Evaluasi baseline assessment menjadi fokus pembahasan
Rapat tersebut tidak sekadar membahas kelengkapan administrasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pengukuran sejauh mana tata kelola manajemen aparatur sipil negara (ASN) telah dijalankan sesuai indikator yang ditetapkan.
Tim melakukan evaluasi terhadap dokumen dukung yang digunakan dalam baseline assessment Pemerintah Kota Pagar Alam. Dokumen tersebut menjadi bukti atas pemenuhan setiap indikator yang dinilai dalam aplikasi indeks NSPK manajemen ASN.
Verifikasi dokumen dilakukan berdasarkan indikator penilaian
Dalam prosesnya, setiap dokumen perlu diperiksa kesesuaian dan kelengkapannya dengan indikator penilaian. Verifikasi ini penting karena hasil penilaian tidak hanya bergantung pada pelaksanaan kebijakan, tetapi juga pada kemampuan pemerintah daerah menunjukkan bukti administrasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pemeriksaan juga diarahkan agar data yang dimasukkan ke dalam aplikasi indeks NSPK manajemen ASN Pemkot Pagar Alam sesuai dengan standar yang digunakan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dengan demikian, tahapan review sementara menjadi ruang bagi perangkat daerah untuk menemukan kekurangan lebih awal sebelum memasuki penilaian resmi.
Sekda minta OPD segera memperbaiki dokumen
Sekda Pagar Alam Zaily Oktosab Fitri Abidin meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) tidak menunda perbaikan dokumen pendukung yang masih belum lengkap.
Menurutnya, setiap OPD perlu memastikan dokumen yang menjadi bukti pemenuhan indikator telah tersedia dan sesuai dengan kebutuhan penilaian sebelum batas akhir yang ditetapkan.
Arahan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa proses penilaian indeks NSPK tidak berhenti pada pengisian aplikasi. Kualitas dokumen pendukung dan kesesuaian data menjadi bagian penting dalam menggambarkan kondisi manajemen ASN di lingkungan pemerintah daerah.
Pemkot Pagar Alam juga menargetkan hasil penilaian yang optimal, dengan harapan dapat mencapai kategori Baik atau Sangat Baik.
Kolaborasi antar-OPD dinilai penting
Selain meminta perbaikan administrasi, Zaily juga mendorong setiap OPD memperkuat komunikasi dan kolaborasi selama proses penilaian berlangsung.
Koordinasi diperlukan karena sejumlah indikator manajemen ASN dapat melibatkan lebih dari satu unit kerja. Ketidaksesuaian data atau kekurangan dokumen di satu bagian berpotensi memengaruhi kelengkapan keseluruhan proses penilaian.
Untuk mengatasi kendala teknis, OPD juga diarahkan melakukan konsultasi lanjutan dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pagar Alam.
Langkah tersebut penting agar persoalan pada aplikasi maupun pemenuhan dokumen dapat segera diklarifikasi dan tidak menumpuk menjelang batas akhir penilaian.
Indeks NSPK dan pentingnya tata kelola ASN
Penilaian NSPK manajemen ASN pada dasarnya berkaitan dengan upaya memastikan pengelolaan aparatur berjalan berdasarkan norma, standar, prosedur dan kriteria yang telah ditetapkan.
Bagi pemerintah daerah, proses ini memiliki arti lebih luas daripada sekadar memperoleh predikat. Kelengkapan data dan dokumen dapat menjadi gambaran mengenai seberapa tertib proses pengelolaan ASN, mulai dari kebijakan, administrasi hingga penerapan sistem merit. (Hafis)

















