Beranda Palembang PKKMB Saintek UPGRIP 2026 Tekankan Karakter, Inovasi dan Peran Mahasiswa bagi Indonesia

PKKMB Saintek UPGRIP 2026 Tekankan Karakter, Inovasi dan Peran Mahasiswa bagi Indonesia

12
0
Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas PGRI Palembang, Dr. Dewi Novianti, S.Si., M.Kes., membuka kegiatan PKKMB Saintek Tahun Akademik 2026/2027 di Ruang Seminar Saintek, Rabu (2/9/2026).(Foto: Poerba/cimutews)

PALEMBANG, cimutnews.co.id – Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) menegaskan komitmennya membentuk mahasiswa yang unggul secara akademik, berkarakter, inovatif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027.

Mengusung tema “Saintek Berkarakter, Berinovasi dan Berdampak untuk Indonesia”, kegiatan yang berlangsung di Ruang Seminar Saintek, Lantai 4, Rabu (2/9/2026), tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, tenaga pendidik, program studi, fasilitas pembelajaran, serta peluang pengembangan potensi diri selama menempuh pendidikan tinggi.

Kegiatan dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UPGRIP, Dr. Dewi Novianti, S.Si., M.Kes. Turut hadir Wakil Dekan sekaligus Ketua Pelaksana, Dr. Andi Arif Setiawan, S.Si., M.Si., Kepala Bagian Tata Usaha Kurniawati, M.Pd., para ketua program studi, Ketua Gugus Penjaminan Mutu (GPM), dosen, serta perwakilan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di lingkungan fakultas.

PKKMB Saintek UPGRIP 2026 Jadi Gerbang Awal Perjalanan Akademik

Pengenalan kehidupan kampus merupakan tahapan penting dalam proses transisi mahasiswa dari pendidikan menengah menuju perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa baru diperkenalkan pada sistem pembelajaran, budaya akademik, tata kelola fakultas, serta berbagai aktivitas kemahasiswaan yang dapat menunjang perkembangan intelektual dan keterampilan sosial.

Bagi Fakultas Saintek UPGRIP, PKKMB tidak sekadar menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai pendidikan yang menjadi landasan pembentukan lulusan berkualitas.

Tema yang diangkat tahun ini menempatkan tiga aspek utama, yakni karakter, inovasi dan dampak sosial, sebagai bagian dari arah pengembangan mahasiswa. Ketiganya memiliki keterkaitan erat dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta perubahan kebutuhan masyarakat.

Baca juga  Nandriani Octarina Salurkan 10 Ton Beras dan Kurma di Palembang, Perkuat Semangat Berbagi Ramadan

Membangun Karakter dan Budaya Akademik Mahasiswa

Karakter sebagai fondasi pendidikan tinggi

Pendidikan tinggi tidak hanya berorientasi pada pencapaian nilai akademik dan penguasaan materi perkuliahan. Pembentukan karakter, integritas, kedisiplinan, tanggung jawab dan kemampuan bekerja sama juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa memasuki dunia profesional.

Melalui pengenalan lingkungan kampus, mahasiswa baru diharapkan memahami tanggung jawabnya sebagai bagian dari komunitas akademik. Interaksi dengan dosen, tenaga kependidikan, organisasi mahasiswa dan sesama mahasiswa menjadi kesempatan untuk membangun sikap saling menghargai serta mengembangkan kemampuan komunikasi.

Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam menjalani perkuliahan sekaligus menghadapi berbagai tantangan di luar kampus.

Mendorong inovasi dan penguasaan ilmu pengetahuan

Sebagai fakultas yang berorientasi pada bidang sains dan teknologi, Saintek UPGRIP memiliki ruang strategis untuk mendorong mahasiswa mengembangkan pola pikir kritis, kreatif dan inovatif.

Perkembangan teknologi digital, transformasi industri dan kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang adaptif menuntut perguruan tinggi untuk terus memperkuat relevansi pendidikan. Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori, tetapi juga perlu mengembangkan kemampuan menerapkan pengetahuan untuk menjawab persoalan nyata.

Dalam konteks tersebut, pengenalan program studi, fasilitas pembelajaran dan aktivitas akademik menjadi langkah awal bagi mahasiswa untuk mengenali potensi serta menentukan arah pengembangan kompetensi selama masa perkuliahan.

Sinergi Pimpinan Fakultas, Dosen dan Organisasi Mahasiswa

Kehadiran pimpinan fakultas, para ketua program studi, dosen, GPM, HMPS dan BEM dalam kegiatan PKKMB menunjukkan keterlibatan berbagai unsur akademik dan kemahasiswaan dalam penyelenggaraan pengenalan kampus.

Kolaborasi tersebut memiliki peran dalam memperkenalkan ekosistem pendidikan tinggi secara menyeluruh. Mahasiswa baru dapat mengenal struktur akademik sekaligus memperoleh gambaran mengenai ruang partisipasi, kegiatan organisasi dan mekanisme pengembangan diri di lingkungan fakultas.

Baca juga  Pemkot Palembang Perpanjang Kerja Sama Pendidikan Anak Binaan LPKA, Tegaskan Hak Belajar Tanpa Pengecualian

Organisasi mahasiswa juga menjadi salah satu wadah pembelajaran nonakademik. Melalui kegiatan organisasi, mahasiswa berkesempatan mengasah kepemimpinan, manajemen kegiatan, kerja tim dan kemampuan menyampaikan gagasan.

Sementara itu, keberadaan penjaminan mutu menjadi bagian dari sistem tata kelola akademik yang mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

Menyiapkan Mahasiswa yang Berdampak bagi Masyarakat

Dari ruang kuliah menuju kontribusi nyata

Salah satu pesan penting dari tema PKKMB Saintek UPGRIP 2026/2027 adalah orientasi pendidikan yang tidak berhenti pada keberhasilan individu. Mahasiswa juga diharapkan mampu mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Di tengah perubahan sosial dan perkembangan teknologi, kebutuhan terhadap lulusan yang mampu berpikir solutif semakin relevan. Persoalan lingkungan, pemanfaatan teknologi, penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan sejumlah bidang yang membutuhkan kontribusi generasi terdidik.

Karena itu, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, organisasi dan berbagai program pengembangan kompetensi dapat menjadi jembatan antara pengetahuan akademik dan kebutuhan masyarakat.

PKKMB sebagai Langkah Awal Transformasi Mahasiswa

Secara lebih luas, PKKMB merupakan bagian dari proses adaptasi mahasiswa terhadap kehidupan perguruan tinggi. Masa transisi ini menuntut mahasiswa untuk lebih mandiri, mampu mengelola waktu, membangun kebiasaan belajar dan bertanggung jawab atas pilihan akademiknya.

Keberhasilan kegiatan pengenalan kampus pada akhirnya tidak hanya diukur dari terlaksananya rangkaian acara, tetapi juga dari bagaimana mahasiswa mampu menerapkan nilai-nilai yang diperkenalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Fakultas Saintek UPGRIP, tema berkarakter, berinovasi dan berdampak dapat menjadi landasan dalam membangun budaya akademik yang mengintegrasikan penguasaan ilmu pengetahuan, etika serta kepedulian sosial. Implementasinya tentu membutuhkan kesinambungan melalui proses pembelajaran, pendampingan dosen, kegiatan kemahasiswaan dan evaluasi mutu pendidikan.

Baca juga  BKOW Sumsel Siap Dilantik, Namun Efektivitas Program Masih Jadi Pertanyaan

Momentum PKKMB Saintek UPGRIP 2026/2027 diharapkan menjadi awal perjalanan mahasiswa baru dalam mengembangkan potensi, memperluas wawasan dan membangun jejaring akademik. Dengan bekal karakter, kreativitas dan kemampuan beradaptasi, mahasiswa diharapkan mampu tumbuh menjadi lulusan yang tidak hanya kompeten di bidangnya, tetapi juga berkontribusi bagi kemajuan masyarakat dan Indonesia. (Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here