Beranda Pagar Alam Gerak Jalan HUT RI di Pagar Alam Meriah, 138 Regu Turun ke...

Gerak Jalan HUT RI di Pagar Alam Meriah, 138 Regu Turun ke Jalan

6
0
Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah bersama jajaran Forkopimda melepas peserta lomba gerak jalan tingkat SD dan MI di depan SD Negeri 1 Kota Pagar Alam, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Hafis/cimutnews.co.id)

PAGAR ALAM, cimutnews.co.id — Semangat kemerdekaan terasa di sejumlah ruas jalan Kota Pagar Alam, Sabtu (15/8/2026). Ratusan pelajar SD dan MI tampil dalam lomba gerak jalan untuk menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Namun, di balik kemeriahan itu, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan baris-berbaris. Ada pesan yang ingin ditanamkan sejak bangku sekolah: disiplin, kebersamaan, sportivitas, sekaligus keberanian tampil di ruang publik.

Pertanyaannya, sejauh mana kegiatan seremonial seperti ini benar-benar mampu menjadi ruang pembentukan karakter bagi generasi muda?

138 Regu Ikuti Lomba Gerak Jalan

Lomba gerak jalan tingkat SD dan MI se-Kota Pagar Alam itu dilepas langsung Wali Kota Pagar Alam H. Ludi Oliansyah bersama Wakil Wali Kota Hj. Bertha.

Pelepasan berlangsung di depan SD Negeri 1 Kota Pagar Alam. Pengibaran bendera start dilakukan bersama unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, jajaran staf, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Pagar Alam.

Sebanyak 138 regu putra dan putri tercatat mengikuti perlombaan tersebut.

Antusiasme masyarakat juga terlihat di sepanjang jalur yang dilalui peserta. Warga berdiri menyaksikan barisan pelajar yang tampil dengan seragam rapi dan formasi yang telah dipersiapkan.

Bagi para peserta, momen tersebut menjadi pengalaman tersendiri. Mereka bukan hanya berkompetisi, tetapi juga membawa nama sekolah masing-masing di hadapan masyarakat.

Wali Kota Soroti Persatuan dan Disiplin

Dalam sambutannya, Wali Kota Pagar Alam Ludi Oliansyah mengapresiasi peserta, tenaga pendidik, panitia, dan masyarakat yang tetap antusias mengikuti rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena jadwal pembukaan mengalami penundaan akibat agenda kedinasan yang disebut tidak dapat diwakilkan.

Menurut Ludi, rangkaian kegiatan HUT RI seharusnya tidak berhenti pada kemeriahan. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan sekaligus menanamkan kedisiplinan kepada generasi penerus.

Baca juga  Terungkap! Informasi Mengatasnamakan BKPSDM Pagar Alam Disebut Tidak Resmi

“Rangkaian kegiatan HUT RI ini merupakan momentum bagi kita semua untuk mempererat rasa persatuan, kebersamaan, dan menanamkan nilai-nilai kedisiplinan kepada generasi penerus sejak dini,” ujar Ludi.

Ia juga mengingatkan peserta agar menjaga sportivitas dan kesehatan selama mengikuti perlombaan.

“Selamat bertanding kepada anak-anakku sekalian, tetap utamakan keselamatan dan kebersamaan. Mari kita wujudkan generasi emas Pagar Alam yang tangguh dan berkarakter,” katanya.

Namun Fakta di Lapangan Tak Hanya Soal Kemeriahan

Namun fakta di lapangan menunjukkan, lomba gerak jalan anak-anak juga membutuhkan persiapan yang tidak sedikit.

Di balik seragam yang terlihat rapi dan barisan yang kompak, ada peran guru, orang tua, panitia, serta peserta yang harus berlatih dan mempersiapkan diri sebelum turun ke jalan.

Bagi sekolah, kegiatan seperti ini menjadi salah satu ruang untuk mengajarkan kerja sama. Peserta harus menjaga langkah, mengikuti aba-aba, mempertahankan formasi, sekaligus menyesuaikan diri dengan anggota regu lainnya.

Di sisi lain, kegiatan yang melibatkan ratusan pelajar di ruang publik juga membutuhkan perhatian terhadap aspek keselamatan, pengaturan jalur, hingga kenyamanan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Hal ini menjadi penting karena ukuran keberhasilan sebuah kegiatan publik bukan hanya terletak pada banyaknya peserta atau kemeriahan acara, tetapi juga bagaimana seluruh rangkaian berlangsung aman dan tertib.

Meriah Hari Ini, Tantangan Karakter Tetap Panjang

Lomba gerak jalan memang hanya berlangsung dalam hitungan jam. Namun, nilai yang hendak ditanamkan melalui kegiatan tersebut memiliki cakupan jauh lebih panjang.

Disiplin, misalnya, tidak cukup dibangun melalui satu kali latihan. Begitu pula persatuan dan sportivitas yang tidak otomatis terbentuk hanya karena peserta mengikuti perlombaan.

Di sinilah kegiatan peringatan kemerdekaan memiliki tantangan tersendiri.

Baca juga  Diklat Paskibraka Pagar Alam 2026 Resmi Dimulai, 70 Calon Pengibar Bendera Digembleng Menuju HUT Ke-81 RI

Hingga kini, belum semua manfaat kegiatan seremonial semacam itu dapat diukur hanya dari jumlah peserta maupun ramainya penonton. Dampak yang lebih penting justru berada pada apa yang dibawa peserta setelah acara selesai.

Apakah disiplin yang ditunjukkan selama lomba akan terbawa ke lingkungan sekolah?

Apakah semangat kebersamaan yang muncul di tengah barisan akan tetap hidup dalam keseharian?

Pertanyaan tersebut menjadi bagian penting dari makna peringatan kemerdekaan di tingkat daerah.

Rangkaian HUT RI Masih Berlanjut

Lomba gerak jalan SD dan MI bukan menjadi agenda terakhir Pemerintah Kota Pagar Alam dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Setelah tingkat SD dan MI, rangkaian kegiatan akan dilanjutkan dengan lomba gerak jalan tingkat SMP dan SMA.

Berikutnya, peserta dari kategori umum dan instansi juga akan ambil bagian.

Rangkaian tersebut kemudian ditutup dengan Pawai Budaya dan Karnaval Pembangunan.

Dengan demikian, kemeriahan peringatan kemerdekaan di Pagar Alam masih akan berlanjut.

Namun, di balik rangkaian acara yang meriah, terdapat pekerjaan yang lebih besar: memastikan semangat persatuan, disiplin, sportivitas, dan karakter yang digaungkan selama perayaan benar-benar tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

Hingga kini, pertanyaan itu masih terbuka. Apakah kemeriahan HUT RI hanya menjadi tontonan sesaat, atau benar-benar mampu meninggalkan nilai yang bertahan setelah bendera start dan barisan peserta meninggalkan jalanan? (Hafis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here