Beranda Palembang Mahasiswa PBI UPGRIP Magang di Radio Elshinta Palembang, Perkuat Kompetensi Penyiaran dan...

Mahasiswa PBI UPGRIP Magang di Radio Elshinta Palembang, Perkuat Kompetensi Penyiaran dan Jurnalistik

11
0
Dosen pembimbing Dr. Yenny Puspita, M.Pd., menyerahkan lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia Universitas PGRI Palembang kepada Kepala Bidang Siaran Radio Elshinta Palembang, Ari Kristianto, S.I.Kom., M.I.Kom., untuk mengikuti program magang, Selasa (15/9/2026).(Foto:Poerba/cimutnews)

Palembang, cimutnews.co.id – Lima mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) mulai menjalani program magang di Radio Elshinta Palembang, Selasa (15/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman langsung di lingkungan kerja profesional, khususnya bidang komunikasi, penyiaran, dan jurnalistik.

Penyerahan mahasiswa magang dilakukan oleh dosen pembimbing, Dr. Yenny Puspita, M.Pd., kepada Kepala Bidang Siaran Radio Elshinta Palembang, Ari Kristianto, S.I.Kom., M.I.Kom. Program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan akademik dengan praktik kerja di industri media.

Mahasiswa PBI UPGRIP Perluas Pengalaman di Industri Penyiaran

Program magang tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dinamika kerja di lingkungan radio, yang menuntut keterampilan berbahasa, komunikasi efektif, ketelitian, serta kemampuan menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia, pengalaman di industri penyiaran memiliki keterkaitan erat dengan kompetensi akademik yang dipelajari selama perkuliahan. Kemampuan menyusun kalimat, mengolah informasi, berbicara di depan publik, serta memahami penggunaan bahasa yang baik dan benar merupakan bekal penting dalam dunia komunikasi profesional.

Penyerahan mahasiswa oleh dosen pembimbing kepada pihak Radio Elshinta Palembang juga menjadi tahap awal pelaksanaan pembelajaran berbasis pengalaman di luar kampus.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman mengenai lingkungan kerja media, termasuk budaya profesional, kedisiplinan, serta pentingnya ketepatan dalam menyampaikan informasi.

Menghubungkan Teori Perkuliahan dengan Praktik Profesional

Magang menjadi ruang pembelajaran kontekstual

Pembelajaran di perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga perlu memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dalam situasi nyata.

Dalam konteks Pendidikan Bahasa Indonesia, industri radio menjadi salah satu lingkungan yang relevan untuk mengembangkan keterampilan berbahasa dan komunikasi. Aktivitas penyiaran memerlukan kemampuan mengolah naskah, memilih diksi, menyusun informasi secara sistematis, serta menyampaikan pesan dengan jelas kepada pendengar.

Baca juga  Terungkap, Perbaikan Jalan di Talang Betutu Baru Dirasakan Setelah Keluhan Viral

Pengalaman magang juga dapat membantu mahasiswa memahami bagaimana bahasa digunakan dalam berbagai situasi komunikasi, mulai dari penyampaian informasi hingga interaksi dengan narasumber dan masyarakat.

Dengan terlibat langsung dalam lingkungan media, mahasiswa berkesempatan mengenali standar kerja yang berlaku di industri, sekaligus membangun kesiapan menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.

Mengenal dinamika kerja di Radio Elshinta Palembang

Radio Elshinta Palembang menjadi lingkungan pembelajaran profesional bagi kelima mahasiswa tersebut untuk mengenal dunia penyiaran secara langsung.

Dalam kegiatan magang, mahasiswa berpeluang memperluas wawasan mengenai proses kerja media, mulai dari pengelolaan informasi, penyusunan materi siaran, hingga pentingnya komunikasi yang efektif. Namun, penempatan tugas dan aktivitas teknis yang akan dijalani mahasiswa belum dirinci dalam informasi yang tersedia.

Pengalaman di lingkungan radio juga relevan dengan perkembangan industri media yang kini semakin terintegrasi dengan platform digital. Kemampuan menyampaikan informasi secara lisan maupun tertulis menjadi kompetensi yang dapat digunakan dalam berbagai bidang pekerjaan, termasuk jurnalistik, pendidikan, hubungan masyarakat, dan produksi konten.

Magang sebagai Bekal Menghadapi Tantangan Dunia Kerja

Kegiatan magang memiliki nilai strategis dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Pengalaman langsung di industri memungkinkan mahasiswa mengenali perbedaan antara pembelajaran akademik dan tuntutan profesional.

Di satu sisi, perkuliahan memberikan landasan keilmuan dan pemahaman konseptual. Di sisi lain, pengalaman di tempat magang dapat memperkaya keterampilan praktis, membangun kepercayaan diri, serta memperkenalkan mahasiswa pada budaya kerja dan tanggung jawab profesional.

Bagi mahasiswa PBI UPGRIP, pengalaman di Radio Elshinta Palembang juga membuka perspektif bahwa kompetensi Pendidikan Bahasa Indonesia memiliki cakupan penerapan yang luas, tidak terbatas pada profesi pendidik.

Kemampuan berbahasa, literasi, komunikasi, dan pengolahan informasi dapat menjadi modal untuk memasuki berbagai sektor industri yang membutuhkan tenaga kerja dengan keterampilan komunikasi yang baik.

Baca juga  135 Event Wisata “Charming Palembang 2026” Resmi Diluncurkan: Sekda Afrizal Hasyim Dorong Kolaborasi untuk Majukan Pariwisata Kota Pempek

Kolaborasi Perguruan Tinggi dan Industri Media

Keterlibatan Radio Elshinta Palembang sebagai tempat magang turut mencerminkan pentingnya hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mendukung proses pembelajaran mahasiswa.

Kolaborasi semacam ini dapat menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengenal kebutuhan lapangan sekaligus memperoleh pengalaman yang mendukung pengembangan kompetensi mereka.

Bagi perguruan tinggi, kegiatan magang menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual yang dapat memperluas cakrawala akademik mahasiswa. Sementara bagi industri media, kehadiran mahasiswa magang membuka ruang pertukaran pengetahuan dan pengenalan terhadap calon tenaga profesional di bidang komunikasi.

Meski demikian, keberhasilan program magang tidak hanya ditentukan oleh penempatan mahasiswa di lingkungan kerja, tetapi juga oleh kualitas pendampingan, relevansi tugas, serta evaluasi terhadap kompetensi yang diperoleh selama kegiatan berlangsung.

Pengalaman Magang Jadi Modal Pengembangan Kompetensi Mahasiswa

Program magang lima mahasiswa PBI UPGRIP di Radio Elshinta Palembang menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang menghubungkan dunia akademik dengan praktik industri media.

Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai komunikasi, penyiaran, jurnalistik, serta penerapan keterampilan berbahasa dalam lingkungan profesional.

Lebih jauh, kegiatan ini memperlihatkan pentingnya memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa sejak masa perkuliahan. Dengan bekal teori, praktik, dan pemahaman terhadap budaya kerja, mahasiswa diharapkan memiliki kesiapan yang lebih baik untuk memasuki dunia profesional setelah lulus.

Sinergi antara perguruan tinggi dan industri media pun menjadi salah satu unsur penting dalam memperkuat relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja. (Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here