Beranda Nusantara Pelantikan Pengurus Baru Digelar, Harapan Besar Menguat, Namun Tantangan Pemberdayaan Umat Masih...

Pelantikan Pengurus Baru Digelar, Harapan Besar Menguat, Namun Tantangan Pemberdayaan Umat Masih Menjadi Pertanyaan

4
0
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menghadiri pelantikan Pengurus DPD Persatuan Ummat Islam (PUI) Kabupaten Ciamis di Aula PKK Kabupaten Ciamis. (Foto: Holil/CimutNews)

CIAMIS, cimutnews.co.id — Pelantikan pengurus baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Ummat Islam (PUI) Kabupaten Ciamis menjadi momentum penting bagi penguatan organisasi keagamaan yang selama ini dikenal aktif dalam bidang dakwah, pendidikan, dan sosial kemasyarakatan. Namun, di balik semangat tersebut, muncul pertanyaan yang masih relevan: sejauh mana berbagai program organisasi benar-benar mampu menyentuh kebutuhan masyarakat secara luas?

Kegiatan yang berlangsung di Aula PKK Kabupaten Ciamis, Rabu (2/7/2026), mengusung tema “Meneguhkan Islah Wasathiyah dalam Mewujudkan Ciamis yang Dinamis” dan dihadiri jajaran pengurus PUI Jawa Barat, tokoh masyarakat, organisasi perempuan, hingga unsur Pemerintah Kabupaten Ciamis.

Pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial pergantian kepengurusan. Pemerintah daerah berharap organisasi keagamaan mampu menjadi mitra strategis dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menegaskan bahwa amanah yang diemban para pengurus baru merupakan tanggung jawab besar untuk menghadirkan manfaat nyata bagi umat.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Ciamis, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPD PUI Kabupaten Ciamis yang baru saja dilantik. Amanah ini merupakan tugas mulia yang insyaallah akan membawa kemaslahatan bagi umat dan daerah,” ujar Herdiat.

Menurutnya, selama ini Persatuan Ummat Islam telah berkontribusi dalam pembinaan akhlak, pengembangan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, hingga penyebaran nilai-nilai Islam yang moderat.

Pemerintah daerah juga mendorong kepengurusan baru agar lebih fokus memperkuat pembinaan generasi muda, menjaga persatuan umat, sekaligus menghadirkan program pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

“Pemerintah Kabupaten Ciamis siap bersinergi dan menjadi mitra strategis PUI dalam setiap program yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tambahnya.

tantangan pemberdayaan masyarakat tidak bisa diselesaikan hanya melalui pelantikan maupun komitmen organisasi semata. Sejumlah program sosial dan ekonomi yang digagas berbagai organisasi kemasyarakatan sering kali menghadapi kendala pada tahap implementasi, mulai dari keterbatasan pendanaan, minimnya pendampingan, hingga belum meratanya jangkauan kegiatan ke seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga  Ribuan Tenaga Kerja Terserap, Namun Pertanyaan Baru Muncul

Di sisi lain, pemberdayaan ekonomi umat masih menjadi pekerjaan besar di berbagai daerah, termasuk dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha kecil, membuka akses pelatihan, hingga memperluas kesempatan kerja bagi generasi muda.

Sejumlah warga yang ditemui di sekitar lokasi kegiatan mengaku berharap organisasi keagamaan tidak hanya aktif saat kegiatan seremonial berlangsung, tetapi juga konsisten menghadirkan program yang dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau memang ada pelatihan usaha, pendidikan, atau bantuan untuk masyarakat, tentu akan sangat membantu. Yang penting programnya berkelanjutan,” ujar salah seorang warga.

Pernyataan tersebut mencerminkan harapan publik agar organisasi sosial-keagamaan mampu menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, ekonomi keluarga, dan pembinaan generasi muda.

Ketua DPD Persatuan Ummat Islam Kabupaten Ciamis, Nanang Permana, mengatakan kepengurusan yang baru akan memperkuat tata kelola organisasi agar lebih profesional sekaligus mampu mendukung dakwah, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi umat.

Sementara itu, Ketua Umum DPW Persatuan Ummat Islam Jawa Barat, Saefullah Ma’ruf, berharap kepengurusan baru membawa semangat baru dalam melanjutkan perjuangan organisasi yang telah berdiri lebih dari satu abad.

Pelantikan tersebut juga menetapkan Gitta Griselda Yana sebagai Ketua DPD Wanita Persatuan Ummat Islam Kabupaten Ciamis bersama jajaran pengurusnya. Kehadiran organisasi perempuan ini diharapkan semakin memperkuat peran perempuan dalam bidang pendidikan, dakwah, hingga pemberdayaan masyarakat.

Meski demikian, efektivitas berbagai program yang akan dijalankan tentu akan menjadi ukuran utama keberhasilan kepengurusan baru. Hal ini menimbulkan pertanyaan, bagaimana strategi konkret organisasi dalam memastikan seluruh program benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan, terutama di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.

Hingga kini, belum semua rencana program tersebut dijelaskan secara rinci kepada publik, termasuk target pelaksanaan maupun indikator keberhasilannya. Perjalanan kepengurusan baru PUI Kabupaten Ciamis pun akan menjadi perhatian berbagai pihak, apakah mampu menghadirkan perubahan yang nyata atau masih menyisakan pekerjaan rumah yang perlu diwujudkan bersama. (Holil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here