
MUARA ENIM, CimutNews.co.id – Pemerintah Kabupaten Muara Enim melepas kontingen Jambore Nasional (Jamnas) XII Gerakan Pramuka Tahun 2026 sekaligus membuka Lomba Gerak Jalan Pramuka di halaman Kantor Bupati Muara Enim, Senin (10/8/2026).
Sebanyak 52 anggota kontingen Kabupaten Muara Enim disiapkan untuk mengikuti Jamnas XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur. Pada saat bersamaan, Lomba Gerak Jalan Pramuka di tingkat Kabupaten Muara Enim diikuti 128 tim dari berbagai jenjang sekolah.
Pelepasan kontingen dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Muara Enim, Drs. H. Rusdi Hairullah, M.Si., yang hadir mewakili Plt. Bupati Muara Enim. Dalam kesempatan tersebut, pemerintah daerah menegaskan dukungan terhadap pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan.
Rusdi meminta anggota kontingen yang akan mengikuti Jamnas XII menjaga nama baik Kabupaten Muara Enim selama berada di tingkat nasional. Selain membawa identitas daerah, peserta juga diharapkan memanfaatkan pertemuan nasional tersebut untuk memperluas pengalaman, membangun jejaring persahabatan, serta belajar dari Pramuka Penggalang dari berbagai daerah.
“Keikutsertaan dalam Jamnas bukan hanya tentang mengikuti kegiatan, tetapi juga kesempatan untuk belajar, membangun persaudaraan dan menunjukkan karakter Pramuka Muara Enim,” demikian pokok arahan yang disampaikan dalam pelepasan kontingen.
52 Anggota Muara Enim Bersiap ke Cibubur
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Muara Enim, Yudistira Dwi Putra, S.E., dalam laporannya menyampaikan jumlah kontingen yang diberangkatkan sebanyak 52 orang.
Pelepasan ditandai dengan penyerahan bendera kontingen secara simbolis dari Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab), yang diwakili Asisten II, kepada pimpinan kontingen. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengibaran bendera start Lomba Gerak Jalan Pramuka.
Jamnas XII sendiri merupakan agenda nasional Gerakan Pramuka yang dijadwalkan berlangsung di Buperta Cibubur, Jakarta Timur, pada 13–20 Agustus 2026. Kwartir Nasional telah menetapkan Cibubur sebagai lokasi penyelenggaraan melalui edaran resmi persiapan Jamnas XII
Dengan demikian, pelepasan di Muara Enim bukan sekadar agenda seremonial daerah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian persiapan daerah untuk mengirim anggota Pramuka Penggalang mengikuti pertemuan nasional yang mempertemukan peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
Kwarnas juga menetapkan Jamnas XII sebagai ruang kegiatan yang mengedepankan kreativitas, inovasi, keterampilan dan kemandirian. Tema Jamnas XII 2026 berkaitan dengan semangat mendukung swasembada pangan, sehingga kegiatan kepramukaan tidak hanya diarahkan pada aktivitas perkemahan, tetapi juga pembelajaran dan pengembangan keterampilan peserta
128 Tim Ikuti Lomba Gerak Jalan Pramuka
Selain keberangkatan kontingen ke Cibubur, perhatian pemerintah daerah juga diarahkan pada kegiatan pembinaan Pramuka di tingkat lokal.
Sebanyak 128 tim mengikuti Lomba Gerak Jalan Pramuka yang berasal dari berbagai tingkatan sekolah di Kabupaten Muara Enim. Jumlah peserta tersebut menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan masih menjadi salah satu ruang aktivitas bersama bagi pelajar, sekolah, pembina dan organisasi kepemudaan di daerah.
Gerak jalan juga memiliki dimensi pendidikan yang berbeda dengan kompetisi akademik. Peserta dituntut menjaga kekompakan kelompok, mengikuti aturan, mempertahankan disiplin barisan dan menyelesaikan rangkaian kegiatan secara bersama-sama.
Nilai-nilai tersebut sejalan dengan kedudukan Gerakan Pramuka sebagai organisasi pendidikan kepramukaan. UU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka menegaskan bahwa pendidikan kepramukaan berperan dalam pembentukan kepribadian, pengendalian diri dan kecakapan hidup generasi muda.
Pembinaan Karakter Menjadi Investasi Jangka Panjang
Dukungan terhadap kegiatan Pramuka juga memiliki konteks yang lebih luas dalam pembangunan sumber daya manusia.
Kementerian PPN/Bappenas menempatkan pembangunan kualitas pemuda sebagai bagian penting dalam agenda menuju Indonesia Emas 2045. Dalam kerangka RPJMN 2025–2029, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu sasaran pembangunan nasional, termasuk melalui penguatan layanan kepemudaan
Bappenas mencatat jumlah pemuda Indonesia pada 2023 mencapai lebih dari 64,16 juta orang, atau sekitar 23,18 persen populasi. Data tersebut menunjukkan besarnya kelompok usia muda sekaligus pentingnya investasi pada pendidikan, keterampilan, kepemimpinan dan karakter.
Dalam konteks itu, kegiatan Pramuka dapat ditempatkan sebagai salah satu bentuk pendidikan nonformal yang melengkapi pendidikan di sekolah dan keluarga. Pengalaman mengikuti perkemahan, kompetisi, kerja kelompok serta kegiatan lintas daerah memberi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan sosial dan kemandirian.
Momentum Hari Pramuka ke-65 dan HUT RI ke-81
Rangkaian kegiatan di Muara Enim juga berlangsung menjelang peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus dan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Ada satu hal yang perlu diluruskan dari bahan awal: tahun 2026 merupakan Hari Pramuka ke-65, bukan ke-85. Kwartir Nasional secara resmi menggunakan nomenklatur Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026. Hari Pramuka diperingati setiap 14 Agustus, merujuk pada peristiwa pengenalan resmi Gerakan Pramuka kepada masyarakat pada 14 Agustus 1961.
Koreksi ini penting karena angka peringatan berhubungan langsung dengan sejarah organisasi. Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan kepada masyarakat pada 14 Agustus 1961, sehingga pada 2026 usia peringatannya mencapai 65 tahun.
Sementara itu, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi konteks nasional yang memperkuat pesan mengenai pembentukan generasi muda yang memiliki disiplin, tanggung jawab, kecakapan hidup dan rasa kebangsaan. (Eko)

















