Beranda OKI Mandira Pemkab OKI Mulai Lakukan Pendataan Awal Lahan Terdampak Pembangunan Akses Tol Mataram...

Pemkab OKI Mulai Lakukan Pendataan Awal Lahan Terdampak Pembangunan Akses Tol Mataram Jaya di Mesuji Raya

103
0
Ketua Tim Persiapan Pemkab OKI, Asisten I Setda OKI H. Alamsyah, bersama tim lintas instansi meninjau lahan terdampak proyek pembangunan akses Tol Mataram Jaya di Kecamatan Mesuji Raya, Rabu (29/10/2025). (foto: Asep/cimutnews.co.id)

OKI, cimutnews.co.id — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) resmi memulai pendataan awal terhadap lahan yang akan terdampak pembangunan trase akses Tol Mataram Jaya, di Kecamatan Mesuji Raya, Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini menjadi langkah awal penting dalam memastikan pelaksanaan proyek strategis nasional tersebut berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut pemantauan crew cimutnews.co.id, kegiatan pendataan dipimpin langsung oleh Ketua Tim Persiapan Pemkab OKI, Asisten I Setda OKI H. Alamsyah, didampingi oleh sejumlah pejabat lintas instansi terkait, antara lain dari Dinas Pertanahan, Badan Pertanahan Nasional (BPN) OKI, Dinas Perkebunan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Dinas Kominfo, Bagian Hukum, Bagian Pemerintahan, serta unsur Camat dan Kepala Desa setempat.

Turut hadir pula perwakilan dari PT Hutama Karya, selaku pelaksana proyek pembangunan jalan tol, yang memberikan penjelasan teknis terkait batas area pembangunan dan rencana kerja lapangan.

Langkah Awal Menuju Pembangunan Infrastruktur Strategis

Pendataan awal ini dilakukan untuk mengidentifikasi lahan yang masuk dalam kawasan pembangunan akses tol menuju Proyek Tol Mataram Jaya, yang direncanakan menjadi jalur penghubung penting antara wilayah OKI dan daerah penopang ekonomi di sekitar lintasan tol.

Dalam arahannya, H. Alamsyah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal pencatatan lahan, tetapi juga bagian dari tahapan strategis dalam memberikan kepastian bagi masyarakat pemilik lahan.
“Pendataan ini bertujuan untuk memastikan setiap bidang tanah yang terdampak teridentifikasi secara akurat. Kami ingin semua proses berjalan transparan, tertib, dan tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci agar pendataan berjalan cepat dan tepat sasaran. “Kita ingin memastikan proses administrasi, teknis, dan sosial berjalan beriringan. Koordinasi dengan pihak desa dan kecamatan sangat penting agar masyarakat memahami tahapan proyek ini,” tambahnya.

Baca juga  Bupati Muchendi Pimpin Apel Siaga Siskamling: Bangkitkan Semangat Warga Jaga Warga di OKI

Peran Aktif Pemerintah Desa dan Partisipasi Warga

Dalam kegiatan di lapangan, tim gabungan juga berdialog langsung dengan perangkat desa dan warga sekitar untuk memberikan penjelasan terkait maksud dan tujuan pendataan tersebut. Menurut hasil wawancara crew cimutnews.co.id, masyarakat menyambut baik langkah Pemkab OKI yang turun langsung memberikan sosialisasi dan kejelasan informasi di lapangan.

Beberapa kepala desa di wilayah Kecamatan Mesuji Raya menyampaikan dukungan terhadap proyek pembangunan tol tersebut. Mereka menilai, keberadaan akses tol nantinya akan membawa dampak ekonomi yang signifikan, mulai dari peningkatan akses transportasi, kemudahan distribusi hasil pertanian, hingga potensi berkembangnya kawasan pemukiman baru.

“Kalau jalur tol ini jadi dibangun, masyarakat tentu berharap ikut merasakan manfaatnya. Tapi kami juga berharap semua prosesnya transparan dan memperhatikan hak warga,” ujar salah satu kepala desa setempat kepada tim cimutnews.co.id.

Kolaborasi dan Kepastian Hukum

Pihak BPN OKI dalam kesempatan tersebut juga menegaskan bahwa proses pendataan akan dilakukan dengan prinsip kejelasan data dan kepastian hukum. Setiap bidang tanah yang masuk ke dalam area pembangunan akan melalui verifikasi berdasarkan dokumen kepemilikan yang sah, baik berupa sertifikat maupun surat keterangan tanah.

Selain itu, perwakilan dari PT Hutama Karya menjelaskan bahwa kegiatan pembangunan akses tol ini merupakan bagian dari proyek besar Tol Trans Sumatera yang akan mempercepat konektivitas antarwilayah dan membuka peluang investasi di kawasan OKI dan sekitarnya.

“Proyek ini dirancang bukan hanya untuk mempercepat mobilitas, tapi juga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kami berkomitmen menjalankan pembangunan dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial masyarakat,” ungkap perwakilan PT Hutama Karya.

Dukungan Pemkab OKI untuk Proyek Strategis Nasional

Pemkab OKI menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur strategis nasional yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
“Ini bukan sekadar proyek fisik, tapi investasi jangka panjang untuk kemajuan daerah. Oleh karena itu, kami akan terus mendampingi setiap prosesnya agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas dan hak mereka tetap terlindungi,” ujar H. Alamsyah menegaskan di akhir kegiatan.

Baca juga  Pemkab-Kejari OKI Kolaborasi Penuhi Hak Sipil Anak Terlantar

Dari hasil pemantauan di lapangan, kegiatan pendataan berlangsung tertib, kondusif, dan mendapat respons positif dari masyarakat setempat. Seluruh pihak berharap, pembangunan akses Tol Mataram Jaya dapat segera terealisasi dan memberikan manfaat luas bagi Kabupaten Ogan Komering Ilir serta kawasan sekitarnya. (Asep)