
KOTA PALEMBANG, cimutnews.co.id — Ribuan warga memadati lapangan Kantor Camat Ilir Barat (IB) I dalam Roadshow Akbar Jalan Sehat 2026 PALTV, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT Kota Palembang ke-1343 itu berlangsung meriah dengan hadiah elektronik hingga paket umroh sebagai daya tarik utama.
Namun di balik tingginya antusiasme warga, muncul pertanyaan yang mulai menjadi perhatian: apakah kegiatan massal seperti ini benar-benar mampu meningkatkan budaya hidup sehat masyarakat, atau lebih didominasi euforia hiburan dan hadiah?
Ribuan Warga Padati Lokasi Acara
Acara bertema “Sehat Warganya, Berkah Hadiahnya” itu dilepas langsung Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa.
Pemerintah Kota Palembang menyebut kegiatan tersebut bukan sekadar olahraga bersama, tetapi juga sarana mempererat hubungan sosial masyarakat.
“Saya menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya mendorong masyarakat hidup sehat dan aktif,” ujar Ratu Dewa.
Selain jalan sehat, acara juga diisi bazar kuliner UMKM, hiburan rakyat, donor darah, hingga layanan cek kesehatan gratis.
General Manager PALTV, Sri Pebriandi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen media lokal untuk hadir di tengah masyarakat.
Meski kegiatan berlangsung meriah, berdasarkan temuan di lapangan, sebagian warga mengaku lebih tertarik datang karena hadiah doorprize dibanding pesan hidup sehat yang disampaikan.
Sejumlah peserta bahkan mengaku sudah datang sejak pagi demi mendapatkan kupon undian.
“Yang paling ditunggu biasanya hadiah utama sama hiburannya,” ujar salah satu peserta jalan sehat.
Namun fakta di lapangan menunjukkan kegiatan seperti ini tetap mampu menggerakkan keramaian ekonomi warga, terutama bagi pelaku UMKM yang membuka lapak di sekitar lokasi acara.
Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan sebagian warga yang berharap kegiatan olahraga massal tidak hanya berlangsung saat momentum perayaan tertentu saja.
UMKM dan Hiburan Jadi Daya Tarik
Bazar kuliner dan hiburan panggung menjadi salah satu pusat keramaian selama acara berlangsung.
Sejumlah pelaku UMKM mengaku penjualan meningkat karena ribuan warga berkumpul dalam satu lokasi.
Namun beberapa warga menilai budaya hidup sehat masih belum terbentuk secara konsisten di tengah masyarakat.
“Kalau ada acara ramai memang semangat olahraga. Tapi setelah itu biasanya kembali biasa lagi,” kata seorang warga IB I.
Hal ini menimbulkan pertanyaan: apakah kegiatan jalan sehat massal benar-benar mampu membangun pola hidup sehat jangka panjang di masyarakat?
Antara Seremoni dan Kesadaran Kesehatan
Camat IB I Alexander menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan kesadaran menjaga kebugaran jasmani serta rohani.
Sementara pemerintah berharap kegiatan serupa dapat mempererat solidaritas masyarakat di tengah kehidupan perkotaan yang semakin individualistis.
Namun berdasarkan temuan di lapangan, kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat diduga masih fluktuatif dan lebih banyak meningkat saat ada event besar atau kegiatan komunitas.
Hingga kini, belum semua program kampanye hidup sehat mampu mengubah kebiasaan masyarakat secara berkelanjutan.
Meski begitu, kegiatan jalan sehat tetap dianggap efektif membangun interaksi sosial warga sekaligus menghidupkan ekonomi lokal dalam waktu singkat.
Apakah roadshow jalan sehat seperti ini nantinya benar-benar mampu membentuk budaya hidup sehat masyarakat Palembang, atau hanya menjadi agenda hiburan tahunan yang ramai sesaat, masih menjadi perhatian publik. (Poerba)

















