Beranda Pagar Alam Serapan Anggaran Dievaluasi, Percepatan Program Pagar Alam Jadi Sorotan

Serapan Anggaran Dievaluasi, Percepatan Program Pagar Alam Jadi Sorotan

46
0
Plt. Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Serapan dan Realisasi Anggaran Triwulan II Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Besemah I. (foto: Hafis/cimutnews.co.id)

PAGAR ALAM, cimutnews.co.id — Memasuki pertengahan tahun anggaran 2026, Pemerintah Kota Pagar Alam mulai melakukan evaluasi menyeluruh terhadap realisasi program dan penggunaan anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Langkah ini dilakukan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Serapan dan Realisasi Anggaran Triwulan II yang dipimpin langsung Plt. Wali Kota Pagar Alam, Hj. Bertha, di Ruang Rapat Besemah I Kantor Wali Kota Pagar Alam.

Rakor tersebut dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD, Camat, serta sejumlah pihak terkait di lingkungan Pemerintah Kota Pagar Alam.

Namun, digelarnya evaluasi pada akhir triwulan kedua juga memunculkan pertanyaan. Sejauh mana program yang telah direncanakan sejak awal tahun benar-benar berjalan dan dirasakan masyarakat?

Fokus pada Serapan Anggaran

Dalam arahannya, Hj. Bertha meminta seluruh kepala OPD bergerak lebih cepat dalam merealisasikan program kerja yang telah disusun.

Menurutnya, OPD perlu segera mengidentifikasi berbagai hambatan yang menyebabkan rendahnya serapan anggaran pada sejumlah program.

“Kita sudah memasuki akhir triwulan kedua. Saya minta seluruh OPD mengevaluasi kembali program mana saja yang serapannya masih minim. Identifikasi kendalanya, cari solusinya bersama, dan lakukan percepatan tanpa mengabaikan tertib administrasi serta aturan yang berlaku,” tegas Hj. Bertha.

Pemerintah daerah menilai serapan anggaran menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur efektivitas kinerja perangkat daerah serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Antara Target dan Realita

Secara administratif, percepatan serapan anggaran memang menjadi agenda rutin yang dilakukan pemerintah daerah setiap tahun.

Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa ukuran keberhasilan bukan hanya angka realisasi belanja, melainkan sejauh mana program yang dibiayai anggaran tersebut benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.

Di sisi lain, sejumlah warga mengaku lebih memperhatikan hasil nyata pembangunan dibandingkan laporan serapan anggaran yang dipaparkan dalam rapat pemerintahan.

Baca juga  Diklat Paskibraka Pagar Alam 2026 Resmi Dimulai, 70 Calon Pengibar Bendera Digembleng Menuju HUT Ke-81 RI

Beberapa warga yang ditemui mengharapkan percepatan program tidak hanya berhenti pada proses administrasi, tetapi juga terlihat dalam peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Hingga kini, belum semua program pemerintah daerah yang telah direncanakan pada awal tahun diketahui progresnya secara luas oleh masyarakat.

Persiapan HUT Perak Kota Pagar Alam

Usai membahas evaluasi anggaran, rapat dilanjutkan dengan pemaparan dari masing-masing seksi panitia pelaksana Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Kota Pagar Alam.

Perayaan tahun ini memiliki makna khusus karena menandai seperempat abad perjalanan Kota Pagar Alam sejak resmi berdiri.

Pemerintah Kota Pagar Alam menginginkan rangkaian kegiatan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga melibatkan masyarakat secara luas.

Pembahasan mencakup koordinasi lintas sektor, keterlibatan masyarakat, hingga sinkronisasi penggunaan anggaran agar pelaksanaan HUT tetap efektif, efisien, dan akuntabel.

Tantangan yang Masih Menunggu Jawaban

Momentum evaluasi anggaran dan persiapan HUT ke-25 menjadi dua agenda penting yang saling berkaitan.

Di satu sisi, pemerintah ingin memastikan program berjalan sesuai target dan penggunaan anggaran tetap terkendali.

Namun di sisi lain, masyarakat tentu menunggu hasil konkret yang dapat dirasakan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah percepatan yang didorong pemerintah daerah akan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan hingga akhir tahun 2026, atau masih terdapat kendala yang belum terungkap secara rinci kepada publik?

Hingga kini, perkembangan tersebut masih menjadi perhatian berbagai pihak. Seiring mendekatnya perayaan HUT ke-25 Kota Pagar Alam, masyarakat menantikan apakah berbagai program yang telah direncanakan benar-benar mampu menghadirkan manfaat yang merata bagi seluruh warga. (Hafis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here