Beranda OKU Tablig Akbar Mbah Kirun Diserbu Ribuan Warga, Pemerataan Perayaan HUT OKU Masih...

Tablig Akbar Mbah Kirun Diserbu Ribuan Warga, Pemerataan Perayaan HUT OKU Masih Jadi Sorotan

11
0
Ribuan masyarakat memadati lokasi Tablig Akbar bersama Mbah Kirun di Dusun Purwodono Blok J, Desa Batumarta II, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten OKU, Senin (27/7/2026) malam. (Foto: Agus/CimutNews)

BATURAJA, cimutnews.co.id — Ribuan warga memadati Dusun Purwodono Blok J, Desa Batumarta II, Kecamatan Lubuk Raja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Senin (27/7/2026) malam. Mereka datang untuk mengikuti Tablig Akbar bersama dai sekaligus seniman Mbah Kirun yang menjadi salah satu agenda dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU ke-116.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari. Sejumlah ruas jalan menuju lokasi dipadati kendaraan warga yang datang dari berbagai desa di Kecamatan Lubuk Raja maupun wilayah sekitarnya. Suasana religius berpadu dengan semangat perayaan hari jadi daerah yang tahun ini dikemas lebih dekat dengan masyarakat.

Namun, di balik ramainya kegiatan tersebut, muncul pertanyaan yang juga menjadi perhatian publik. Apakah pemerataan perayaan HUT OKU benar-benar sudah mampu dirasakan seluruh masyarakat hingga pelosok daerah, atau masih sebatas pelaksanaan kegiatan yang berpindah lokasi?

Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah mengatakan, pelaksanaan Tablig Akbar di Kecamatan Lubuk Raja merupakan bagian dari upaya menghadirkan semarak HUT Kabupaten OKU tidak hanya di pusat pemerintahan, tetapi juga di wilayah kecamatan.

Menurutnya, konsep tersebut sengaja diterapkan agar masyarakat di berbagai daerah memiliki kesempatan yang sama menikmati rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten OKU.

“Kami ingin semarak HUT OKU tidak hanya dirasakan masyarakat Kota Baturaja, tetapi juga seluruh masyarakat Bumi Sebimbing Sekundang,” ujar Teddy dalam sambutannya.

Ia juga menjelaskan bahwa pemilihan Lubuk Raja sebagai lokasi kegiatan bukanlah yang terakhir. Pemerintah Kabupaten OKU berencana menerapkan sistem bergilir sehingga kecamatan lain juga berpeluang menjadi tuan rumah pada tahun-tahun mendatang.

Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk pemerataan kegiatan pemerintahan yang selama ini kerap dipusatkan di ibu kota kabupaten.

Baca juga  Terungkap, Kasus Penusukan di OKU Diduga Dipicu Dendam Pribadi yang Lama Terpendam

Namun fakta di lapangan menunjukkan, masyarakat yang hadir tidak hanya datang untuk mengikuti tausiyah Mbah Kirun, tetapi juga menjadikan kegiatan tersebut sebagai ajang silaturahmi dan hiburan keluarga. Sejak sore hingga malam, area sekitar lokasi dipenuhi pedagang makanan, minuman, hingga pelaku usaha kecil yang memanfaatkan meningkatnya jumlah pengunjung.

Sejumlah warga mengaku kegiatan berskala besar seperti ini jarang digelar di wilayah mereka. Kehadiran ribuan orang dinilai memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat, meski hanya berlangsung dalam waktu singkat.

Di sisi lain, beberapa warga berharap pemerataan yang disampaikan pemerintah tidak berhenti pada penyelenggaraan acara seremonial semata. Menurut mereka, pemerataan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, hingga peluang ekonomi juga menjadi harapan yang sama besarnya bagi masyarakat di berbagai kecamatan.

Harapan tersebut menjadi bagian dari aspirasi yang masih terus berkembang di tengah perayaan HUT Kabupaten OKU.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Teddy juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau. Ia mengimbau warga untuk bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran lahan maupun kebakaran permukiman yang berpotensi meningkat saat cuaca kering.

Pesan tersebut dinilai relevan mengingat sejumlah daerah di Sumatera Selatan hampir setiap tahun menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan ketika intensitas hujan mulai berkurang.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, Mbah Kirun mengajak masyarakat memperkuat keimanan sekaligus menjaga persatuan di tengah berbagai tantangan kehidupan sosial.

Ia juga mendoakan agar Kabupaten OKU di bawah kepemimpinan Bupati Teddy Meilwansyah dan Wakil Bupati H. Marjito Bachri dapat terus berkembang menjadi daerah yang aman, maju, serta semakin sejahtera.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua I DPRD OKU H. Rudi Hartono, Dandim 0403/OKU Letkol Arh. Yusuf Winarno, Kapolres OKU AKBP Helmy Tamaela, Ketua Pengadilan Negeri Baturaja Elvin Andrian, Ketua Pengadilan Agama Baturaja Aman, jajaran kepala organisasi perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Baca juga  Wabup OKU Lepas 235 Atlet Menuju Porprov Sumsel XV di Muba: Tekankan Sportivitas dan Prestasi

Meski antusiasme masyarakat terlihat tinggi, hal ini menimbulkan pertanyaan yang masih menarik untuk dicermati pada peringatan HUT OKU berikutnya. Apakah konsep pemerataan kegiatan yang mulai diterapkan pemerintah daerah akan diikuti pemerataan manfaat pembangunan bagi seluruh kecamatan, atau masih menyisakan pekerjaan rumah yang belum sepenuhnya terjawab? (Agus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here