Beranda OKI Mandira Terungkap di Balik Silaturahmi Otomotif Sumsel, Potensi Ekonomi Besar Namun Manfaat Nyata...

Terungkap di Balik Silaturahmi Otomotif Sumsel, Potensi Ekonomi Besar Namun Manfaat Nyata Masih Ditunggu

11
0
Gubernur Sumsel Herman Deru dan Bupati OKI Muchendi Mahzareki menghadiri silaturahmi penggiat otomotif Sumsel di Waterboom Dinesti Land, Minggu (14/6/2026). (Foto:Asep/cimutnews.co.id)

OKI, cimutnews.co.id — Ratusan penggiat otomotif dari berbagai daerah di Sumatera Selatan berkumpul di Waterboom Dinesti Land, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (14/6/2026). Kegiatan silaturahmi tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru bersama Bupati OKI H. Muchendi Mahzareki.

Pertemuan komunitas otomotif itu bukan sekadar ajang berkumpul para pecinta kendaraan. Dalam berbagai sambutan yang disampaikan, muncul harapan besar agar aktivitas komunitas mampu mendorong sektor pariwisata hingga ekonomi kreatif di daerah.

Namun, sejauh mana dampak kegiatan semacam ini benar-benar dirasakan masyarakat masih menjadi pertanyaan yang menarik untuk dicermati.

Dalam sambutannya, Herman Deru menilai komunitas otomotif memiliki peran lebih luas dibanding sekadar hobi berkendara. Menurutnya, kegiatan silaturahmi dapat memperkuat hubungan antarkomunitas sekaligus menjadi wadah bertukar pengalaman dan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi para anggota.

Ia juga menyebut perkembangan Kabupaten OKI yang dinilai semakin maju dan semakin tertata.

“Terlihat OKI semakin maju dan semakin indah. Tugas kepala daerah bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menjaga kepercayaan masyarakat,” ujar Herman Deru.

Selain menyoroti pembangunan fisik, Gubernur juga mengangkat pentingnya pembangunan sumber daya manusia melalui berbagai program nonfisik, termasuk program Satu Desa Satu Rumah Tahfiz yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Tak hanya itu, Herman Deru menilai aktivitas overlanding atau wisata petualangan menggunakan kendaraan berpotensi memberikan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Menurutnya, sektor fotografi, UMKM, hingga destinasi wisata dapat ikut berkembang jika ekosistem otomotif dan pariwisata berjalan beriringan.

Namun fakta di lapangan menunjukkan bahwa potensi ekonomi yang sering disebut dalam berbagai kegiatan komunitas masih membutuhkan pembuktian lebih jauh.

Baca juga  Keren! Anak Muda OKI Hattrick Juara Umum JPD Sumsel

Sejumlah pelaku usaha kecil di sekitar lokasi wisata umumnya berharap kehadiran kegiatan berskala besar mampu meningkatkan transaksi dan jumlah pengunjung. Akan tetapi, belum ada penjelasan rinci mengenai besaran dampak ekonomi yang dihasilkan dari kegiatan otomotif tersebut terhadap masyarakat sekitar.

Di sisi lain, tantangan pengembangan wisata daerah juga tidak hanya bergantung pada banyaknya acara yang digelar. Faktor aksesibilitas, promosi berkelanjutan, kualitas fasilitas umum, hingga daya beli wisatawan turut menjadi penentu apakah manfaat ekonomi benar-benar dapat dirasakan secara luas.

Sementara itu, Bupati OKI Muchendi Mahzareki menyampaikan dukungannya terhadap perkembangan komunitas otomotif di Sumatera Selatan, termasuk komunitas kendaraan listrik yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Menurut Muchendi, kehadiran kendaraan listrik dapat menjadi peluang baru bagi pemerintah daerah untuk mulai mempertimbangkan penggunaan kendaraan ramah lingkungan sebagai kendaraan operasional dinas pada masa mendatang.

Ia juga mendukung penguatan organisasi Overlanding Indonesia di Sumatera Selatan.

“Dukungannya kami sampaikan terhadap pengembangan komunitas Overlanding Indonesia di Sumsel. Semoga ke depan dapat dibentuk kepengurusan di tingkat provinsi,” katanya.

Berdasarkan temuan di lapangan, tren kendaraan listrik dan aktivitas overlanding memang mulai mendapat perhatian lebih besar dalam beberapa tahun terakhir. Namun, pengembangannya masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari ketersediaan infrastruktur pendukung hingga kesiapan masyarakat dalam beradaptasi dengan teknologi baru.

Sejumlah warga yang ditemui mengaku menyambut positif berbagai kegiatan yang menghadirkan banyak peserta dari luar daerah karena dinilai mampu memperkenalkan potensi wisata lokal.

Meski demikian, beberapa pihak menilai manfaat ekonomi yang dijanjikan akan lebih terasa apabila kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak pelaku UMKM lokal.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai langkah lanjutan yang akan dilakukan setelah kegiatan seremonial selesai. Apakah geliat komunitas otomotif ini akan berkembang menjadi penggerak ekonomi daerah yang nyata, atau hanya menjadi agenda tahunan yang dampaknya belum dirasakan secara merata?

Baca juga  Kobarkan Bela Negara untuk Indonesia Maju

Hingga kini, belum semua harapan yang disampaikan dalam berbagai forum otomotif dapat diukur hasil konkretnya bagi masyarakat luas.

Ke depan, keberhasilan kegiatan seperti ini kemungkinan tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang hadir, tetapi juga dari seberapa besar manfaat ekonomi, wisata, dan sosial yang benar-benar dirasakan warga di daerah tujuan.

Apakah potensi besar yang digadang-gadang tersebut akan mampu diwujudkan menjadi manfaat nyata bagi masyarakat OKI dan Sumatera Selatan secara luas? Jawabannya masih menjadi perhatian banyak pihak. (Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here