Beranda Palembang Terungkap, Safari Jumat Tak Sekadar Ibadah, Warga Berharap Aspirasi Benar-Benar Ditindaklanjuti

Terungkap, Safari Jumat Tak Sekadar Ibadah, Warga Berharap Aspirasi Benar-Benar Ditindaklanjuti

16
0
Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang melaksanakan Salat Jumat berjamaah bersama masyarakat di Masjid Al Hikmah, Kelurahan Srimulya, Palembang, Jumat (17/7/2026). (Foto: Poerba/CimutNews)

PALEMBANG, cimutnews.co.id — Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang kembali melanjutkan agenda Safari Jumat dengan melaksanakan Salat Jumat berjamaah di Masjid Al Hikmah, Kelurahan Srimulya, Palembang, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan yang rutin digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan itu tidak hanya menjadi ajang ibadah bersama masyarakat. Di sela-sela kunjungan, Wakil Gubernur juga memanfaatkan momentum tersebut untuk bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan warga sekitar.

Namun, di balik agenda yang berlangsung sederhana itu, muncul harapan besar dari masyarakat. Pertanyaannya, sejauh mana aspirasi yang disampaikan warga dalam forum seperti Safari Jumat benar-benar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan maupun solusi nyata di lapangan?

Dalam kesempatan tersebut, Cik Ujang menegaskan Safari Jumat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.

Melalui dialog langsung, pemerintah berharap dapat mendengar berbagai masukan, kebutuhan, hingga persoalan yang dihadapi warga. Pendekatan seperti ini dinilai menjadi bagian dari komitmen menghadirkan pemerintahan yang responsif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Selain mempererat silaturahmi, agenda tersebut juga menjadi ruang bagi masyarakat menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung kepada pimpinan daerah tanpa sekat birokrasi yang panjang.

masyarakat umumnya tidak hanya menginginkan ruang untuk menyampaikan keluhan, tetapi juga berharap adanya tindak lanjut yang dapat dirasakan secara nyata.

Sejumlah warga menilai kehadiran pejabat di tengah masyarakat merupakan langkah positif karena membuka kesempatan berdialog secara langsung. Meski demikian, mereka berharap setiap masukan yang telah disampaikan tidak berhenti sebatas catatan dalam kunjungan, melainkan diikuti penyelesaian sesuai kewenangan pemerintah.

Berdasarkan temuan di lapangan, kegiatan seperti Safari Jumat juga memiliki nilai strategis dalam membangun kedekatan emosional antara pemerintah dan masyarakat. Interaksi yang berlangsung secara langsung dinilai mampu memberikan gambaran lebih utuh mengenai kondisi sosial di lingkungan warga.

Baca juga  RAT Perdana Tahun Buku 2025, Koperasi Merah Putih Kemang Agung Tunjukkan Pertumbuhan Cepat dan Potensi Jadi Percontohan

Di sisi lain, efektivitas agenda tersebut tetap bergantung pada konsistensi tindak lanjut terhadap berbagai aspirasi yang muncul. Hingga kini, belum semua persoalan yang sering disampaikan masyarakat dalam berbagai forum publik dapat diselesaikan dalam waktu singkat karena sebagian memerlukan proses penganggaran, koordinasi lintas instansi, maupun kebijakan yang berkelanjutan.

Pengamat kebijakan publik selama ini menilai pola pemerintahan yang aktif turun ke lapangan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat apabila dibarengi dengan mekanisme evaluasi yang jelas terhadap setiap laporan yang diterima. Sebaliknya, apabila tindak lanjut tidak terlihat, kegiatan serupa berpotensi dipersepsikan sebatas agenda seremonial.

Belum ada penjelasan rinci mengenai daftar aspirasi yang diterima dalam Safari Jumat kali ini maupun mekanisme pemantauan penyelesaiannya. Meski demikian, pemerintah daerah menegaskan bahwa dialog langsung dengan masyarakat akan terus menjadi bagian dari upaya membangun pelayanan publik yang lebih dekat dan responsif.

Agenda Safari Jumat sendiri selama ini menjadi salah satu media komunikasi informal antara pimpinan daerah dan masyarakat. Selain menjalankan ibadah bersama, pemerintah memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendengarkan berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan warga.

Ke depan, publik tentu menaruh harapan agar komunikasi yang terjalin melalui kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat hubungan sosial, tetapi juga menghasilkan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah berbagai aspirasi yang disampaikan warga dalam Safari Jumat kali ini akan segera diwujudkan melalui langkah nyata, atau masih memerlukan proses panjang sebelum manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat? (Poerba)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here