Beranda Pagar Alam GENTING Diluncurkan, Namun Penanganan Stunting Masih Jadi Pertanyaan

GENTING Diluncurkan, Namun Penanganan Stunting Masih Jadi Pertanyaan

8
0
Plt. Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha saat membuka kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Tahun 2026. (Foto: Hafis/cimutnews.co.id)

PAGAR ALAM, cimutnews.co.id — Upaya menekan angka stunting kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota Pagar Alam.

Kali ini, komitmen tersebut ditunjukkan melalui pembukaan kegiatan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) Tahun 2026 yang digelar di Balai Pertemuan Pemerintah Kota Pagar Alam, Kamis (11/6/2026).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Plt. Wali Kota Pagar Alam Hj. Bertha itu menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat penurunan angka stunting sekaligus memperkuat kualitas kesehatan dan gizi anak-anak.

Namun, di tengah berbagai program yang terus diluncurkan, muncul pertanyaan yang kerap menjadi perhatian masyarakat: sejauh mana program tersebut benar-benar dapat dirasakan hingga ke keluarga yang paling membutuhkan?

Dalam sambutannya, Plt. Wali Kota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Pagar Alam berkomitmen mendukung percepatan penurunan stunting melalui program GENTING.

Program nasional berbasis gotong royong tersebut dirancang dengan melibatkan banyak pihak, mulai dari masyarakat, BUMN, BUMD, sektor swasta, akademisi hingga media massa.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperkuat upaya pencegahan stunting yang selama ini masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

Program ini juga menghubungkan para orang tua asuh dengan Keluarga Berisiko Stunting (KRS), terutama dalam pemenuhan kebutuhan gizi dan pemantauan kesehatan anak pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), periode yang dinilai paling menentukan tumbuh kembang anak.

Secara konsep, program tersebut dinilai memiliki pendekatan yang lebih menyentuh langsung sasaran.

Namun fakta di lapangan menunjukkan, persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan bantuan pangan atau nutrisi semata.

Berdasarkan berbagai temuan di lapangan selama beberapa tahun terakhir di sejumlah daerah, faktor sanitasi, pola asuh, kondisi ekonomi keluarga, akses layanan kesehatan hingga tingkat pendidikan orang tua juga menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari persoalan stunting.

Baca juga  Pemkot Pagar Alam Ikuti Forum Komdigi 2025, Bahas Masa Depan Digital Indonesia

Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan sebagian keluarga yang tinggal jauh dari pusat pelayanan kesehatan.

Sejumlah warga mengaku masih membutuhkan pendampingan yang lebih intensif, terutama terkait edukasi gizi, pemeriksaan kesehatan rutin serta akses bantuan yang tepat sasaran.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana mekanisme pengawasan dan evaluasi program GENTING nantinya agar tidak berhenti pada seremoni pembukaan semata.

Menariknya, dalam kesempatan tersebut Plt. Wali Kota justru menekankan pentingnya aksi nyata di lapangan.

Ia meminta instansi terkait, khususnya Dinas Kesehatan, untuk lebih aktif turun langsung ke masyarakat melalui penyuluhan, pemeriksaan kesehatan hingga penyaluran bantuan bagi anak-anak yang membutuhkan.

Pernyataan tersebut seolah menjadi sinyal bahwa keberhasilan program tidak akan ditentukan oleh banyaknya kegiatan seremonial, melainkan oleh sejauh mana layanan benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Hingga kini, belum semua tantangan terkait stunting dapat dijawab hanya dengan satu program.

Keberhasilan GENTING nantinya akan sangat bergantung pada konsistensi pendampingan, keterlibatan para orang tua asuh, akurasi data keluarga sasaran, serta kemampuan pemerintah menjaga kolaborasi berbagai pihak dalam jangka panjang.

Bagi masyarakat, yang paling dinanti bukan sekadar peluncuran program baru, melainkan perubahan nyata yang dapat dirasakan langsung oleh keluarga yang selama ini berisiko mengalami stunting.

Apakah program GENTING mampu menjadi solusi yang efektif dalam menekan angka stunting di Kota Pagar Alam, atau masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah yang belum terjawab? Waktu dan hasil di lapangan yang akan membuktikannya. (Hafis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here