Beranda OKU Timur Kunjungan Ketua TP PKK Sumsel Soroti Peluang Ekonomi, Namun Hilirisasi Hasil Panen...

Kunjungan Ketua TP PKK Sumsel Soroti Peluang Ekonomi, Namun Hilirisasi Hasil Panen Belum Terjawab

9
0
Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan Hj. Feby Deru memanen sayur kembang kol bersama masyarakat di Desa Tanjung Mas, Kecamatan Buay Madang, Kabupaten OKU Timur. (Foto: Agus/cimutnews.co.id)

OKU TIMUR, cimutnews.co.id — Mengakhiri rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten OKU Timur, Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Feby Deru, menyambangi Desa Tanjung Mas, Kecamatan Buay Madang, Rabu (1/7/2026). Kunjungan itu diisi dengan panen sayur kembang kol dan ikan lele bersama masyarakat serta dialog bersama kader PKK.

Kegiatan tersebut memperlihatkan potensi pemanfaatan lahan yang selama ini kurang produktif menjadi sumber pangan sekaligus peluang tambahan pendapatan keluarga. Namun, di balik keberhasilan sejumlah kelompok masyarakat mengembangkan budidaya sayuran, muncul pertanyaan yang masih relevan: sejauh mana program seperti ini dapat berkembang secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak warga?

Hingga kini, pengembangan usaha berbasis pertanian rumah tangga masih menghadapi tantangan pada aspek pemasaran, pengolahan hasil panen, hingga peningkatan nilai tambah produk di berbagai daerah.

Dalam kunjungan tersebut, Feby Deru memberikan apresiasi kepada kader TP PKK yang dinilai aktif mengedukasi masyarakat agar memanfaatkan lahan tidur maupun area di sekitar saluran irigasi menjadi lahan produktif.

“Saya berterima kasih kepada ibu-ibu PKK yang telah mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan tidur ataupun lahan-lahan di pinggiran irigasi untuk ditanami sayuran, baik untuk memenuhi kebutuhan pribadi maupun untuk dijual kembali,” ujarnya.

Menurut Feby, pemanfaatan lahan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan budidaya semata. Ia mendorong masyarakat terus mengembangkan berbagai komoditas bernilai ekonomi sehingga mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menambah penghasilan rumah tangga.

Selain panen sayur dan ikan lele, Ketua TP PKK Sumsel juga mendengarkan aspirasi masyarakat terkait peluang pengembangan produk olahan berbahan dasar kembang kol.

Dorongan tersebut dinilai penting karena produk olahan memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dibanding menjual hasil panen dalam bentuk segar. Diversifikasi produk juga dinilai dapat membuka peluang usaha baru bagi kelompok perempuan maupun pelaku UMKM di pedesaan.

Baca juga  Gubernur Sumsel Tinjau Pembangunan Jalan Kenanga II Lubuk Linggau, Pastikan Infrastruktur Merata dan Tepat Sasaran

Namun demikian, pengembangan industri olahan skala rumah tangga membutuhkan dukungan yang tidak sedikit. Mulai dari pendampingan produksi, pengemasan, sertifikasi pangan, akses permodalan hingga pemasaran menjadi faktor yang menentukan keberlanjutan usaha.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai langkah lanjutan setelah kegiatan seremonial berakhir. Apakah pendampingan kepada masyarakat akan dilakukan secara berkesinambungan sehingga potensi yang telah dibangun benar-benar berkembang menjadi usaha produktif?

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Ketua TP PKK Kabupaten OKU Timur dr. Sheila Noberta, Sp.A., M.Kes., jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, pengurus TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, serta pengurus TP PKK Kabupaten OKU Timur.

Kunjungan ini menjadi salah satu bentuk dorongan terhadap pemberdayaan masyarakat berbasis keluarga melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan kawasan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan.

Meski demikian, keberhasilan program semacam ini pada akhirnya akan sangat bergantung pada kesinambungan pembinaan, dukungan pasar, serta kemampuan masyarakat mengembangkan hasil panen menjadi produk yang memiliki daya saing lebih tinggi.

Hingga kini, peluang tersebut masih terbuka lebar. Namun, apakah berbagai potensi yang mulai tumbuh itu benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata dalam jangka panjang, masih menjadi pertanyaan yang akan dijawab oleh implementasi program di lapangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here