Beranda Ogan Komering Ilir Hari Bhayangkara ke-80 Dirayakan Meriah, Soliditas Polres OKI Diperkuat Lewat Kebersamaan

Hari Bhayangkara ke-80 Dirayakan Meriah, Soliditas Polres OKI Diperkuat Lewat Kebersamaan

4
0
Suasana olahraga bersama dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 di Mapolres OKI yang diikuti personel, ASN, Bhayangkari, dan keluarga besar Polres OKI. (Foto: Asep/CimutNews).

KAYUAGUNG, cimutnews.co.id — Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) berlangsung semarak. Ratusan personel Polres OKI bersama aparatur sipil negara (ASN), Bhayangkari, perwakilan polsek, hingga keluarga besar kepolisian memadati lokasi kegiatan olahraga bersama yang digelar pada Selasa (30/6/2026).

Suasana penuh keakraban tampak mewarnai rangkaian kegiatan. Namun, di balik kemeriahan tersebut, muncul harapan agar semangat kebersamaan yang dibangun tidak hanya berhenti pada seremoni, melainkan juga berdampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, sejauh mana soliditas internal yang terus diperkuat dapat berbanding lurus dengan pelayanan publik yang semakin profesional dan responsif di lapangan?

Kegiatan diawali dengan jalan santai yang diikuti seluruh peserta. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti senam bersama sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran sekaligus mempererat hubungan antarpersonel dan keluarga besar Polres OKI.

Keceriaan semakin terasa saat berbagai perlombaan digelar. Tarik tambang, balap karung, hingga permainan kebersamaan lainnya menghadirkan suasana santai yang diselingi tawa para peserta. Momentum tersebut menjadi ruang interaksi yang jarang ditemui di tengah padatnya aktivitas kedinasan.

Puncak kemeriahan terjadi ketika panitia membagikan berbagai hadiah door prize. Selain hadiah hiburan, panitia juga menyiapkan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor serta dua paket ibadah umrah yang langsung disambut antusias para peserta.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto, SH, SIK, MH mengatakan kegiatan olahraga bersama merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang bertujuan memperkuat soliditas internal serta membangun semangat kebersamaan di lingkungan Polri.

“Momentum Hari Bhayangkara ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi, menjaga kesehatan, dan memperkuat kekompakan seluruh keluarga besar Polres OKI. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan menjadi energi positif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Baca juga  Pemkab OKI Rotasi 169 Pejabat Lewat Sistem Merit

Pernyataan tersebut sejalan dengan upaya Polri yang terus mendorong peningkatan profesionalisme aparat melalui penguatan sumber daya manusia, kesehatan personel, serta kekompakan organisasi.

harapan masyarakat terhadap institusi kepolisian tidak hanya diukur dari soliditas internal ataupun kemeriahan peringatan Hari Bhayangkara. Publik juga menaruh perhatian terhadap kualitas pelayanan, kecepatan penanganan laporan, transparansi penegakan hukum, serta kehadiran polisi di tengah berbagai persoalan sosial.

Di sisi lain, sejumlah warga yang ditemui dalam berbagai kesempatan sebelumnya mengaku berharap momentum Hari Bhayangkara tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga menjadi refleksi untuk terus meningkatkan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pengamat kebijakan publik juga kerap menilai bahwa kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam membangun kepercayaan publik. Kegiatan kebersamaan seperti olahraga bersama dinilai mampu memperkuat hubungan internal organisasi, namun keberhasilannya akan lebih terasa apabila diikuti peningkatan kualitas pelayanan di tingkat lapangan.

Hingga kini, belum semua indikator pelayanan publik dapat dinilai hanya melalui kegiatan seremonial. Kepercayaan masyarakat tetap dibangun melalui konsistensi pelayanan, penegakan hukum yang berkeadilan, serta kemampuan aparat menjawab berbagai kebutuhan warga sehari-hari.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres OKI pun menjadi momentum memperlihatkan wajah humanis institusi kepolisian. Di balik gelak tawa perlombaan, hadiah umrah, hingga sepeda motor yang menjadi daya tarik utama, masyarakat tentu berharap semangat kebersamaan tersebut benar-benar menjadi energi positif bagi peningkatan pelayanan publik.

Apakah semangat soliditas yang terus dibangun ini nantinya akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, atau masih menyisakan sejumlah pekerjaan rumah yang perlu terus disempurnakan? Waktu dan kualitas pelayanan di lapangan yang akan menjawabnya.(Asep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here