Beranda Nasional Liputan TMMD OKI Raih Penghargaan Nasional, Dampak Nyata Program Masih Jadi Sorotan

Liputan TMMD OKI Raih Penghargaan Nasional, Dampak Nyata Program Masih Jadi Sorotan

7
0
Penyerahan penghargaan Lomba Karya Jurnalistik TNI AD Tahun Anggaran 2026 kepada wartawan media cetak. (Foto: Pendam II/Sriwijaya/CN)

JAKARTA, cimutnews.co.id — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) bukan hanya menjadi agenda pembangunan di daerah, tetapi juga menarik perhatian insan pers nasional. Salah satu karya jurnalistik yang mengangkat pelaksanaan TMMD di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, berhasil meraih penghargaan tingkat nasional.

Prestasi tersebut menjadi kabar membanggakan bagi dunia jurnalistik daerah. Namun, di balik penghargaan yang diraih, muncul pertanyaan yang juga penting untuk dijawab: sejauh mana manfaat pembangunan melalui TMMD benar-benar dirasakan masyarakat secara berkelanjutan?

Hal itu menjadi perhatian karena keberhasilan sebuah program pembangunan pada akhirnya tidak hanya diukur dari capaian kegiatan, tetapi juga dari dampaknya terhadap kehidupan warga setelah program selesai dilaksanakan.

Penghargaan Juara III Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026 kategori Wartawan Media Cetak diberikan kepada Andri Gustian, wartawan Sriwijaya Express, atas karya jurnalistik yang mengangkat pelaksanaan TMMD ke-128 di wilayah Kodim 0402/OKI-OI.

Penetapan pemenang tertuang dalam Surat Telegram Kepala Staf Angkatan Darat Nomor ST/29/2026 tertanggal 26 Juni 2026. Kodim 0402/OKI-OI yang berada di bawah Korem 044/Garuda Dempo Kodam II/Sriwijaya menjadi lokasi pelaksanaan TMMD yang menjadi objek liputan dalam karya tersebut.

Komandan Kodim 0402/OKI-OI, Letkol Inf Gunawan Wibisono, mengatakan penghargaan tersebut merupakan hasil sinergi yang terjalin antara TNI, insan pers, dan pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat mengenai pelaksanaan maupun manfaat program TMMD.

Menurutnya, media memiliki peran strategis dalam menghadirkan informasi yang akurat sekaligus menjadi jembatan antara pelaksanaan pembangunan dengan masyarakat luas.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Kodim 0402/OKI-OI dengan rekan-rekan media yang selama ini mengawal publikasi kegiatan TMMD ke-128,” ujarnya.

Baca juga  Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2 Dibuka, Kemnaker Targetkan 30 Ribu Peserta

Gunawan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, khususnya Bupati H. Muchendi Mahzareki beserta jajaran, atas dukungan selama pelaksanaan TMMD ke-128 berlangsung.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan melalui program tersebut.

Namun, fakta yang juga menjadi perhatian adalah bahwa keberhasilan publikasi sebuah program tentu perlu berjalan beriringan dengan keberlanjutan manfaat yang dirasakan masyarakat. Pembangunan fisik yang dihasilkan melalui TMMD membutuhkan pemeliharaan, pengawasan, dan dukungan berkelanjutan agar manfaatnya tidak berhenti setelah kegiatan selesai.

Di sisi lain, sejumlah pengamat pembangunan daerah selama ini menilai keberhasilan program berbasis kolaborasi seperti TMMD tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh sejauh mana hasil pembangunan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi, akses pelayanan publik, serta kualitas hidup masyarakat desa dalam jangka panjang.

Berdasarkan berbagai pelaksanaan TMMD di sejumlah daerah, keterlibatan masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pemeliharaan hasil pembangunan menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan program. Hal inilah yang sering menjadi indikator keberhasilan sesungguhnya setelah kegiatan resmi berakhir.

Penghargaan yang diterima karya jurnalistik tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD di Kabupaten Ogan Komering Ilir dinilai memiliki nilai berita yang kuat serta layak menjadi perhatian di tingkat nasional.

Meski demikian, ruang evaluasi tetap terbuka. Hingga kini, keberhasilan berbagai program pembangunan, termasuk TMMD, pada akhirnya akan dinilai dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Apakah kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan insan pers ini mampu terus menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat desa, atau masih menyisakan tantangan yang perlu diselesaikan bersama? Pertanyaan tersebut akan terjawab seiring perjalanan waktu dan hasil pembangunan yang terus dievaluasi. (Timred/CN)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here