
INDRALAYA, cimutnews.co.id – Peringatan Tahun Baru Islam Ogan Ilir 1 Muharram 1448 Hijriah berlangsung khidmat di Komplek Bumi Indralaya Permai (BIP), Kelurahan Timbangan, Kabupaten Ogan Ilir. Kegiatan yang digelar warga setempat itu dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Ogan Ilir periode 2024–2029, Royatuddin atau yang akrab disapa Yongmi.
Kehadiran legislator muda dari Daerah Pemilihan (Dapil) I tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Acara tidak hanya menjadi ajang ibadah dan refleksi keagamaan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat hubungan sosial antarwarga di tengah dinamika kehidupan masyarakat perkotaan yang semakin kompleks.
Peringatan 1 Muharram Diawali Pengajian dan Doa Bersama
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pengajian, pembacaan Surah Yasin, tahlil, dan doa bersama. Warga memanfaatkan momentum pergantian tahun Hijriah untuk bermuhasabah sekaligus memanjatkan harapan agar kehidupan masyarakat di lingkungan mereka semakin harmonis dan sejahtera.
Suasana religius tampak menyelimuti lokasi kegiatan sejak awal acara. Warga dari berbagai kelompok usia hadir mengikuti rangkaian ibadah yang berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan.
Dukungan DPRD terhadap Kegiatan Keagamaan
Dalam kesempatan tersebut, Royatuddin menegaskan pentingnya menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum memperkuat keimanan sekaligus membangun solidaritas sosial.
“Tahun Baru Islam adalah momentum untuk memperkuat iman dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah. Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus dijaga sebagai modal dalam membangun masyarakat yang maju dan sejahtera,” ujarnya.
Menurut Royatuddin, kegiatan keagamaan yang melibatkan partisipasi masyarakat memiliki nilai strategis dalam menjaga kerukunan dan menciptakan lingkungan sosial yang kondusif.
Kesenian Tradisional Menjadi Daya Tarik Warga
Setelah rangkaian kegiatan keagamaan selesai, acara dilanjutkan dengan pertunjukan kesenian tradisional Kuda Lumping yang dibawakan oleh kelompok Jaranan Sri Budi Krido Santoso.
Pertunjukan tersebut berhasil menarik perhatian ratusan warga yang memadati lokasi kegiatan. Selain menjadi hiburan rakyat, kehadiran seni tradisional juga menjadi upaya menjaga warisan budaya agar tetap dikenal generasi muda.
Tradisi Lokal dan Nilai Religius Berjalan Beriringan
Perpaduan antara kegiatan keagamaan dan kesenian tradisional menunjukkan bagaimana masyarakat Ogan Ilir mampu menjaga keseimbangan antara nilai spiritual dan budaya lokal.
Fenomena ini bukan hal baru. Di berbagai daerah di Indonesia, peringatan Tahun Baru Islam sering dikemas melalui pendekatan budaya sebagai sarana mempererat hubungan sosial sekaligus mempertahankan identitas daerah.
Menguatkan Modal Sosial di Tengah Perubahan Zaman
Berdasarkan pengamatan CimutNews.co.id, kegiatan berbasis komunitas seperti peringatan Tahun Baru Islam memiliki peran penting dalam memperkuat modal sosial masyarakat.
Di tengah meningkatnya interaksi digital dan berkurangnya ruang pertemuan langsung antarwarga, kegiatan kolektif semacam ini menjadi sarana efektif membangun komunikasi, solidaritas, dan rasa memiliki terhadap lingkungan tempat tinggal.
Kebersamaan Menjadi Aset Pembangunan Daerah
Dalam konteks pembangunan daerah, kebersamaan masyarakat merupakan aset yang sering kali tidak terlihat tetapi memiliki dampak besar. Keharmonisan sosial dapat mendukung keberhasilan berbagai program pemerintah, mulai dari pembangunan lingkungan hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sebaliknya, ketika hubungan sosial melemah, berbagai program pembangunan kerap menghadapi hambatan karena minimnya partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, kegiatan keagamaan dan sosial yang melibatkan warga secara langsung memiliki nilai strategis yang jauh melampaui seremoni tahunan.
Mengapa Peringatan 1 Muharram Penting?
Salah satu hal menarik dari peringatan Tahun Baru Islam adalah kemampuannya menghadirkan ruang perjumpaan lintas generasi. Anak-anak, remaja, orang tua, hingga tokoh masyarakat berkumpul dalam satu kegiatan yang memiliki tujuan bersama.
Kondisi ini menjadi penting karena memperkuat transfer nilai-nilai sosial, budaya, dan keagamaan kepada generasi muda. Dalam jangka panjang, pola semacam ini dapat menjadi benteng terhadap menurunnya interaksi sosial di lingkungan masyarakat modern.
Komitmen Menyerap Aspirasi Masyarakat
Royatuddin juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Sebagai wakil rakyat, dirinya mengaku akan terus mendengarkan aspirasi warga serta mendukung berbagai program yang memberikan manfaat bagi kehidupan sosial, pendidikan, dan keagamaan masyarakat Ogan Ilir.
Kegiatan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan warga menjadi gambaran kuatnya nilai gotong royong yang masih terjaga di Kabupaten Ogan Ilir.
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Komplek Bumi Indralaya Permai bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa nilai keagamaan, budaya, dan kebersamaan masih menjadi fondasi penting kehidupan masyarakat Ogan Ilir.
Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus menjadi ruang memperkuat silaturahmi, menjaga kerukunan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan. (Sandi)

















