Beranda OKU Timur SSB Palembang Soccer Skills OKI Raih Runner Up dan Fair Play di...

SSB Palembang Soccer Skills OKI Raih Runner Up dan Fair Play di Bupati Cup OKU Timur 2026

66
0
Tim SSB Palembang Soccer Skills OKI berpose bersama usai menerima trofi runner up Bupati Cup OKU Timur 2026. (Foto : Agus/cimutnews.co.id)

OKU Timur, cimutnews.co.id — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Sekolah Sepak Bola Palembang Soccer Skills (SSB PSS) Kabupaten OKI. Tim berjuluk Laskar Menyala sukses menyabet gelar juara dua sekaligus penghargaan Tim Fair Play pada ajang Festival Sepak Bola Usia Dini Bupati Cup OKU Timur 2026. Torehan ini menegaskan konsistensi pembinaan usia dini yang dijalankan SSB PSS, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten OKI di kancah regional Sumatera Selatan.

Turnamen yang menjadi bagian dari rangkaian Road to Garuda Anak Indonesia National Series Regional Sumsel 2026 tersebut digelar di Stadion Tebat Sari, Martapura, Kabupaten OKU Timur, pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026. Selain menjadi agenda kompetisi usia dini, kejuaraan ini juga dirangkai dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten OKU Timur ke-22, sehingga atmosfer pertandingan terasa meriah dan penuh antusiasme dari berbagai daerah peserta.

Perjalanan SSB PSS menuju partai puncak bukanlah perkara mudah. Sejak fase penyisihan, skuad U-12 asuhan pelatih Deny Saputra tampil solid dan konsisten. Di babak grup, Azzam dan rekan-rekannya menunjukkan karakter permainan menyerang yang rapi, disiplin bertahan, serta kerja sama tim yang matang. Hasilnya, mereka keluar sebagai juara Grup E dengan catatan hasil positif di setiap laga.

Momentum positif berlanjut pada babak 16 besar. SSB PSS tampil dominan saat menghadapi SSB Wanamartha dan mengunci kemenangan meyakinkan 3-0. Kepercayaan diri tim kian meningkat, tercermin dari kontrol permainan dan efektivitas penyelesaian akhir. Di babak perempat final, Laskar Menyala kembali memperlihatkan kualitasnya dengan meraih kemenangan 2-0, sekaligus memastikan langkah ke semifinal.

Ujian sesungguhnya hadir pada partai semifinal. SSB PSS harus menghadapi tuan rumah Martapura FC (MFC) di hadapan pendukungnya. Laga berjalan ketat dan sarat tensi, namun disiplin taktik serta mental bertanding para pemain muda OKI patut diacungi jempol. Satu gol penentu yang dicetak Azzam menjadi pembeda, mengantarkan SSB PSS melaju ke partai final.

Baca juga  Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar Kayuagung Aman Jelang Lebaran

Di laga puncak, SSB PSS berjumpa SSB Bumara. Pertandingan berlangsung seimbang dan keras, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Meski telah berjuang maksimal, SSB PSS harus mengakui keunggulan lawan dengan skor tipis 0-1. Kendati gagal meraih trofi juara, pencapaian sebagai runner up tetap menjadi hasil yang patut dibanggakan.

Nilai lebih dari penampilan SSB PSS terletak pada sikap dan etika bertanding. Sepanjang turnamen, tim ini dinilai konsisten menjaga fair play, menghormati lawan dan wasit, serta menunjukkan perilaku sportif di dalam maupun luar lapangan. Atas dasar itu, panitia menganugerahkan penghargaan Tim Fair Play, sebuah apresiasi penting yang menegaskan bahwa prestasi sejati tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari cara meraihnya.

Secara individu, Azzam tampil menonjol sebagai motor serangan tim. Ia mencatatkan enam gol sepanjang kompetisi dan kerap menjadi pembeda dalam laga-laga krusial. Kontribusinya bukan hanya pada gol, tetapi juga pada kepemimpinan di lapangan dan kematangan dalam membaca permainan.

Berkat capaian runner up tersebut, SSB PSS OKI berhak melaju ke tingkat nasional, yakni Garuda Anak Indonesia National Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Provinsi Lampung pada Juni mendatang. Tiket ini menjadi peluang emas bagi para pemain muda untuk mengasah pengalaman dan mengukur kemampuan di level yang lebih tinggi.

Pembina SSB PSS OKI, Hafizul Fikri, mengapresiasi kerja keras seluruh elemen tim. Ia menilai hasil ini sebagai buah dari proses pembinaan yang konsisten dan berkelanjutan. “Kami bersyukur atas capaian ini. Anak-anak menunjukkan mental juara dan sportivitas. Semoga di tingkat nasional nanti mereka bisa tampil lebih matang,” ujarnya.

Pelatih U-12, Deny Saputra, juga menyampaikan rasa bangganya. Menurutnya, kekompakan tim dan semangat pantang menyerah menjadi kunci keberhasilan. “Anak-anak bermain luar biasa sepanjang turnamen. Ini menjadi motivasi besar untuk persiapan ke Lampung,” katanya.

Baca juga  Investigasi Talud OKU Timur: Polisi Turun Tangan Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Rp15 Miliar

Prestasi SSB PSS OKI menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di daerah mampu melahirkan talenta berdaya saing, sekaligus mengukuhkan komitmen membangun karakter sportif sejak usia belia. (Agus)