Beranda Utama Polisi Kawal Jagung 250 Hektar, Petani Masih Hadapi Tantangan Lapangan

Polisi Kawal Jagung 250 Hektar, Petani Masih Hadapi Tantangan Lapangan

22
0
Bhabinkamtibmas Polsek Muara Padang saat meninjau lahan jagung milik warga di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Muara Sugihan. (foto: Noto/cimutnews.co.id)

BANYUASIN, cimutnews.co.id — Program ketahanan pangan nasional terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Namun di tengah semangat menuju swasembada pangan dan Indonesia Emas 2045, sejumlah petani di wilayah Banyuasin masih menghadapi tantangan di lapangan yang belum sepenuhnya terjawab.

Peninjauan yang dilakukan jajaran Polsek Muara Padang terhadap lahan jagung seluas 250 hektar di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Muara Sugihan, menjadi salah satu gambaran bagaimana program tersebut kini dikawal langsung aparat kepolisian.

Lalu, sejauh mana program ini benar-benar dirasakan petani?

Kegiatan peninjauan Kwartal II Tahun 2026 itu dilaksanakan pada Minggu (24/5/2026) sejak pukul 13.30 WIB. Peninjauan dipimpin Bhabinkamtibmas Aiptu Darsandi Supriyadi, S.H., mewakili Kapolsek Muara Padang.

Lahan yang dipantau merupakan sawah tadah hujan milik masyarakat dengan luas mencapai 250 hektar. Tanaman jagung di area tersebut mulai ditanam sejak 7 April 2026.

Dalam kegiatan itu turut hadir Ketua Kelompok Tani Sukoyi bersama sejumlah petani jagung setempat.

Berdasarkan laporan yang disampaikan kepada Kapolres Banyuasin, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan Surat Perintah Kapolres Banyuasin Nomor: Sprin/27/I/HUK.6.5/2026 tentang dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional.

“Pengecekan ini bertujuan untuk memastikan pertumbuhan tanaman jagung berjalan optimal serta memperkuat sinergitas antara Polri dan kelompok tani dalam menyukseskan program pemerintah,” ujar Aiptu Darsandi di sela kegiatan.

Pihak kepolisian juga menyebut kegiatan monitoring rutin tersebut dinilai mampu memperkuat komunikasi antara aparat dan masyarakat tani.

Namun fakta di lapangan menunjukkan, tantangan sektor pertanian di wilayah tadah hujan masih menjadi pekerjaan rumah yang tidak ringan.

Sejumlah petani mengaku hasil pertanian sangat bergantung pada kondisi cuaca. Ketika curah hujan tidak stabil, pertumbuhan tanaman jagung disebut dapat mengalami gangguan.

Baca juga  Pj Bupati OKI Ajak Pejabat dan ASN Bayar Zakat Melalui Baznas

Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan sebagian petani yang berharap dukungan program tidak hanya berhenti pada tahap monitoring, tetapi juga menyentuh kebutuhan teknis di lapangan seperti irigasi, pendampingan berkelanjutan, hingga kestabilan harga hasil panen.

“Kalau tanaman bagus tentu kami senang. Tapi biasanya yang jadi persoalan itu saat panen dan distribusi,” ungkap salah seorang petani yang meminta namanya tidak ditulis.

Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai keberlanjutan program ketahanan pangan di tingkat desa. Sebab, keberhasilan swasembada pangan tidak hanya diukur dari luas lahan tanam, tetapi juga dari keberlangsungan hasil dan kesejahteraan petani.

Berdasarkan temuan di lapangan, keterlibatan aparat kepolisian dalam pengawasan pertanian memang mulai dirasakan memberi dampak positif terhadap keamanan dan koordinasi kelompok tani. Namun demikian, belum ada penjelasan rinci terkait langkah lanjutan apabila petani menghadapi kendala pascapanen maupun penurunan hasil produksi akibat faktor alam.

Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas di Desa Mekar Jaya dilaporkan aman dan kondusif.

Kapolres Banyuasin juga memberikan apresiasi terhadap jajaran Polsek Muara Padang atas keterlibatan aktif dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Kegiatan seperti ini sangat strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Kami harap sinergi dengan petani terus ditingkatkan,” demikian petikan laporan yang disampaikan.

Hingga kini, program penguatan pangan di wilayah Banyuasin terus berjalan. Namun pertanyaan besarnya, apakah pengawalan di lapangan nantinya juga mampu menjawab persoalan mendasar yang selama ini dihadapi petani? (Noto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here