Beranda Utama Teknisi WiFi Tersengat Listrik, Fakta Keselamatan Kerja Jadi Sorotan

Teknisi WiFi Tersengat Listrik, Fakta Keselamatan Kerja Jadi Sorotan

22
0
Petugas dan warga saat mengevakuasi teknisi WiFi yang tersengat listrik di Kecamatan Betung, Banyuasin. (foto: Noto/cimutnews.co.id)

BANYUASIN, cimutnews.co.id – Program perluasan jaringan internet terus berjalan hingga pelosok daerah. Namun di balik pemasangan kabel yang terlihat biasa, risiko besar ternyata masih mengintai para pekerja lapangan.

Seorang teknisi pemasangan kabel WiFi di Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, nyaris kehilangan nyawa usai tersengat listrik tegangan tinggi saat bekerja di atas tiang utilitas.

Lalu, apakah standar keselamatan kerja benar-benar sudah diterapkan maksimal?

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB dan sempat menggegerkan warga sekitar lokasi kejadian.

Korban diketahui bernama Pusanda Berades, warga Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Berdasarkan informasi yang dihimpun CimutNews.co.id, korban saat itu tengah melakukan pemasangan sekaligus perbaikan jaringan kabel internet di atas tiang utilitas.

Namun diduga korban tersentuh aliran listrik aktif bertegangan tinggi saat proses pekerjaan berlangsung.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung panik dan berupaya memberikan pertolongan pertama sebelum korban dievakuasi ke rumah sakit.

“Korban langsung dilarikan ke rumah sakit. Untung cepat ditolong warga, alhamdulillah masih bisa selamat,” ujar Utung, warga setempat, Minggu (24/5/2026).

Kejadian tersebut kembali memunculkan perhatian terkait keselamatan pekerja jaringan internet yang sehari-hari bekerja berdekatan dengan kabel listrik aktif.

Di lapangan, pekerjaan pemasangan kabel internet kerap dilakukan di tiang utilitas yang berdampingan dengan jaringan listrik bertegangan tinggi. Risiko tersengat arus listrik pun menjadi ancaman nyata bagi teknisi.

Kapolres Banyuasin AKBP Risnan Aldino mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak usai menerima laporan kecelakaan kerja tersebut.

“Usai mendapat informasi, personel Pamapta 2, Tim Inafis, serta piket Satreskrim Polres Banyuasin langsung mendatangi rumah sakit untuk melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara,” katanya.

Ia memastikan korban selamat dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kabupaten Banyuasin.

Baca juga  Pemprov Sumsel Tetapkan 9 Isu Strategis RKPD 2027, Jadi Arah Utama Kebijakan Pembangunan Daerah

Tim medis, lanjutnya, terus memantau kondisi korban pasca mengalami sengatan listrik tegangan tinggi.

Namun fakta di lapangan menunjukkan pekerjaan teknisi jaringan internet masih memiliki tingkat risiko tinggi, terutama ketika bekerja di area kabel listrik aktif.

Sejumlah pekerja lapangan mengaku kondisi tersebut sering kali dihadapi saat proses pemasangan maupun perbaikan jaringan di daerah padat kabel utilitas.

Di sisi lain, kondisi berbeda dirasakan para teknisi yang bekerja di lapangan. Mereka dituntut menyelesaikan pekerjaan cepat, namun tetap harus menghadapi ancaman keselamatan setiap saat.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah seluruh pekerja sudah benar-benar dibekali perlengkapan keselamatan dan standar K3 yang memadai?

Kapolres Banyuasin pun mengimbau seluruh perusahaan penyedia jasa internet maupun pekerja lapangan agar lebih memperhatikan standar keselamatan kerja.

“Kami mengimbau seluruh pekerja maupun perusahaan penyedia jasa agar benar-benar memperhatikan standar K3, terutama saat bekerja di area jaringan listrik aktif yang memiliki risiko tinggi,” tegasnya.

Berdasarkan temuan di lapangan, keberadaan kabel internet dan kabel listrik yang saling berdekatan masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah.

Selain berisiko bagi pekerja, kondisi tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan masyarakat apabila tidak ditata dengan baik.

Hingga kini, belum ada penjelasan rinci terkait dugaan penyebab utama korban bisa tersengat listrik saat bekerja.

Peristiwa ini pun menjadi pengingat bahwa di balik cepatnya perkembangan jaringan internet, ada risiko besar yang masih dihadapi para pekerja lapangan setiap hari. (Noto)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here